Skip to content

SEMANGATKU ADALAH GAIRAHKU

“Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan”. (QS: 55 Ayat 33)

Bersama di TMII saat liburan Isra’-Mi’raj 24 April 2017

29/04/2017

Hampir setahun-dua tahan terakhir, setelah Dimas memasuki usia 3 tahun kami sekeluarga jarang jalan-jalan bersama keluarga menikmati hari libur, baik pada hari Minggu atau hari libur nasional. Pada kesempatan hari libur nasional Isra’ Mi’raj kali ini disempatkan untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Namun pada saat kunjungan kali ini tidak  menyempatkan masuk di Anjungan Daerah, Taman, maupun Museum. Hanya menyempatkan berkunjung di RISTEK, Teater IMAX Keong Emas dan Sarana Rekreasi Kereta Gantung, serta masuk di Bangunan Keagamaan untuk sholat  dluhur di Masjid Pangeran Diponegoro.

Berikut beberapa momen yang sempat di dokumentasikan, baik dengan kamera handphone maupun kamera saku.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Pintu gerbang ticketing masuk TMII

SAM_2973.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Berfoto di depan BIPT Kemenristek dan Dikti

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

thumb_IMG_1148_1024

thumb_IMG_1099_1024

thumb_IMG_1102_1024

thumb_IMG_1112_1024

thumb_IMG_1111_1024

thumb_IMG_1123_1024

Advertisements

Singgah di Kota Kupang (2)

21/04/2017

Pagi hari Senin (17/4) setelah menunaikan sholat subuh dan menyaksikan channel televisi, saat membuka kain horden jendela kamar 206 Hotel Neo by Aston tertarik dengan keindahan yang diberikan oleh Yang Maha Pencipta segeralah mengambil kamera saku untuk mengabadikan di memori. Padang luas, berbatasan dengan pantai dan laut yang bertemu dengan daratan di baliknya. Bersamaan itu matahari berada dibalik bangunan Universitas Nusa Cendara di Kota Kupang, NTT. Satu yang menjadi fokus dari salah satu akomodasi hotel adalah kolam renäng.

SAM_2836.JPG

Suasana di balik jendela kamar 206 Hotel Neo by Aston Kota Kupang

Sesuai rencana berada di kota ini selama empat hari empat malam, tentu diantara waktu menyelesaikan tugas-tugas harus bisa menikmati kuliner dan suasana yang tentunya berbeda dengan kota-kota kebanyakan terutama di pulau Jawa dengan kepadatannya. Berharap di hari ketiga dan keempat di sore hari bisa mengunjunginya, walaupun di tempat menginap tidak banyak alat transportasi umum yang melintasinya. Sebab pada hari pertama, kedua dan selanjutnya setiap pagi hari di fasilitasi oleh bapak Robby Ndun dari Dinas P dan K kota Kupang, walaupun banyak kesibukan yang diembannya dengan jabatannya.

Berikut beberapa momen yang sempat diambil gambarnya, walaupun saat malam dengan kamera sederhana susah mengabadikan pada malam tiba terbatas pada pencahayaan dan kemampuan fasilitas kamera yang terbatas.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Tak terasa empat hari empat malam berada di kota Kupang, walaupun tidak bisa menikmati begitu lama saat malam tiba, lebih banyak berada di kamar menyelesaikan tugas dan laporan yang harus segera dibawa ke Jakarta. Akhirnya pada hari Kamis pagi saat pukul 05.00 WITA menyelesaikan admin untuk segera check out dari hotel, dan segera menuju ke bandara El Tari.

Saat setelah cetak boarding pass, menuju lounge fasilitas sederhana akhirnya setelah ada pemberitahuan boarding segera masuk pintu keberangkatan. Menggunakan penerbangan GA 449 segera pesawat Boieng 737-800 meninggalkan landasan pacu bandara pada 06.40 WITA, yang diperkirakan akan tiba di Jakarta setelah pukul 09 WIB, dengan beberapa saat waktu transit di bandara Juanda Surabaya.

thumb_IMG_1067_1024.jpg

SINGGAH DI KOTA KUPANG

16/04/2017

Kupang (16/4), Sebelum berada di kamar 206 hotel Neo by Aston ini, perjalanan dari rumah siang di hari Minggu,  cukup lama menunggu jadwal terbang. Menggunakan taxi dari halte Sespolwan Lebak Bulus sekitar pukul 12.15, sehubungan bus Damri pada jadwal pukul 12.00 sudah lewat dan kebetulan ada dua penumpang dengan tujuan sama akhirnya bareng menuju terminal 3 di bandara Soekarno-Hatta. Jadwal boarding time 15.25 WIB.

Sekitar satu jam perjalanan menuju terminal 3 Soetta, segera cetak boarding pass yang sudah terekam di mobil check in. Sehubungan masih ada waktu dua jam lebih, sekalian check dan lapor di Custumer service Garuda Indonesia sehubungan pada Garuda Milles untuk status tidak muncul hanya nomor såja, sedangkan sewaktu silver selalu muncul nonor dan status. Setelah dipröses oleh DHEA yang membantu di CS Garuda Indonesia, segera menuju ke lokasi Lounge Garuda Milles untuk sholat dhuhur dan jama’ asar.

Sambil menunggu boarding time ada kesempatan satu jam lebih, menikmati minuman, buah dan snack serta ber-online di smartphone. Menjelang pukul 15.25 segera menuju ke pintu 16 dan ternyata saat membaca jadwal terbang di papan layar penerbangan mundur 30 menit dari jadwal 15.45 menjadi 16.15 wib. Lebih gelisah lagi ……ternyata pintu boarding dipindahkan ke pintu 14. Jadi harus jalan balik ke arah saat turun dari Lounge. Sambil berdiri menunggu…. akhirnya diberikan kesempatan boarding pesawat.

Pesawat Boing 737-800 flight GA 448 Jakarta to Kupang transit Surabaya, akhirnya meninggalkan melesat di landasan pacu di pukul 16.32 wib. Berada dalam pesawat sambil membaca,  mendengarkan lantunan ayat suci, dan setting flight maps, serta menikmati minuman dan snack, akhirnya sekitar pukul 17.38 mendarat di bandara Juanda Surabaya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Seluruh penumpang yang turun di Surabaya selesai, dilanjut dengan pembersihan dan merapikan seat oleh kru angkasa pura, dilanjutkan dengan tugas pramugari untuk mengatur penumpang baru dari Surabaya yang menuju bandara El Tari Kupang. Sekitar pukul 18.45 wib pesawat meninggalkan landasan pacu. Sambil membaca dan dibantu pramugari menyalakan lampu baca, beberapa waktu kemudian mereka menyajikan makan malam serta minuman, selanjutnya setelah menyelesaikan makan malam datanglah rasa kantuk dan tanpa terasa pesawat sudah mendarat di El Tari Kupang.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Setelah keluar pesawat dengan tas tunggung dan tas kecil segera melesat ke pintu kedatangan untuk mencari taxi bandara. Petugas memberi kupon 013 selanjutnya taxi putih 013 menuju ke hotel Neo Eltari, setelah tiba segera konfirmasi kamar yang sudah dipesan melalui Travel**a akhirnya sudah berada di kamar 206 untuk berbenah dan istirahat. Bismika Allahumma ahya wabismika amud……..! Semoga lancar tugas asok hari. Aamiin.

Dalam gambar di Belitung

11/03/2017

Kunjungan untuk wira-wiri kali ini adalah ke pulau Belitung untuk ketiga kalinya, pada pertama kali berkunjung di akhir tahun 2008, yang kedua kalinya tahun 2009 (https://onopirododo.wordpress.com/2008/12/01/hari-kedua-di-belitung/). Pada kegiatan kali ini karena seharusnya  check in pada sore hari sebelumnya, maka setelah pesawat mendarat di bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung harus secepatnya menuju tempat kegiatan di Hotel Lor In Belitung.

Berikut beberapa gambar setelah selesai kegiatan di hari kelima di seputar Tanjung Tinggi Belitung.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Selamat pagi dari Pelangi  Cottage B10

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Semburat matahari pagi di Tanjung Tinggi Bengkulu

 

 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Pantai Tanjung Tinggi …..

Yang terlewat di Merlion Park dan Universal Studios

25/02/2017

Sepertinya bila pertama kali berkunjung ke Singapura maka seseorang ingin berada di Merlion Park. Merlion adalah sebuah patung dengan kepala singa dan berbadan ikan yang sudah menjadi maskot Singapura. Nama Merlion merupakan gabungan dari “mermaid” dan “lion” atau dalam bahasa Indonesia adalah ikan duyung dan singa. Taman Merlion Park buka 24 jam setiap hari dan tidak dipungut biaya bagi siapapun yang ingin berkunjung, saat saya dan teman-teman berada di sini sore hari kebetulan langit agak mendung sehingga latar belakang gambar kurang cerah. Selain berfoto-foto di sini juga menikmati sungai di lokasi ini karena Merlion Park terletak di dopant Singapore River.

Berikut beberapa gambar yang terlewat belum ditempel pada tulisan sebelumnya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Berfoto dengan latar gedung Esplanade Theatre

SAM_2563.JPG

SAM_2569.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Singapore River Cruise

SAM_2555.JPG

Jum’at pagi (3/2) hari terakhir “Mbolang” sebelum menuju bandara Cangi, disempatkan mampir di Universal Studios. Universal Studios adalah taman hiburan seperti Dufan di Jakarta dan merupakan salas satu tempat wisata yang sering di kunjungi bagi warga Indonesia. Harga tiket Universal Studios pada akhir pekan, tanggal merah, dan musim liburan cukup mahal, bisa sampai dengan sekitar 1 juta Rupiah untuk orang dewasa.

Berikut gambar saat berada di pintu masuk Universal studios

sendiri di universal

berlatar belakang globe Universal Studios

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (5)

15/02/2017

Tiba di 60’s Hostel Serangon road ingin segera menuju ke kamar, asyiknya seperti saat camping atau di barak saat latihan dasar militer tetapi kami memilih yang satu kamar terdiri enam tempat tidur dengan dua kamar mandi. Seru dan meriah mengekspresikan suasana kamar dengan berbagai gaya. Memang sudah terbayang bahwa saat ngebolang akan menginap rame-rame, bukan di kamar hotel suitroom binatang lima seperti biasanya saat tugas di daerah saat di Indonesia. Pokoknya heboh dan meriah ….. hii… seru, he he ….

SAM_2500.JPG

Setelah istirahat sejenak dan selesai membersihkan badan, sore ini berharap dapat menuju taman Merlion di Fullerton road. Kata orang belum ke Singapura kalau belum berfoto dengan latar Singa mancur. Akhirnya dengan minta bantuan resepsionis hostel kendaraan Grab car tiba untuk mengantarkan kami. Menyusuri jalan-jalan tibalah kami di tempat tujuan, hingga petang kami menikmati suasana di lingkungan ini. Berikut beberapa moment yang dapat kami rekam, baik menggunakan kamera saku maupun kamera handphone.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAM_2529.JPG

SAM_2511.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (4)

12/02/2017

Perjalanan dari stesen KL Sentral dengan menggunakan kereta menghabiskan waktu lebih dari tujuh jam, maka menjelang pukul 09.00 waktu setempat tiba di stesen JB Sentral. Selanjutnya membersihkan diri dan merapikan pakaian di tandas, berharap setelah keluar di check point imigrasi Johor Bahru Malaysia sagera mendapatkan alat transportasi yang dapat membawa kami ke kawasan Serangoon road Singapura.

SAM_2479.JPG

Berhubung jadwal kereta menuju Singapura masih terlalu lama, sebab jadwal keberangkatan berikutnya tiket sudah habis maka memutuskan untuk menggunakan bus. Sedikit menyusuri jalan untuk menuju shuttle bus, dan setelah mendapat penjelasan dari petugas dengan membayar 1,2 RYM akhirnya keluar shuttle bus dan tibalah di Woodlands check point immigrasi  Singapura .

Saat masuk di check point inilah terjadi masalah diluar dugaan, karena menjelang antrian seharusnya sudah mengisi form dari bus tidak diberikan selanjutnya menanyakan ke petugas imigrasi, karena sedikit bercanda dan ada salah satu teman kami menggunakan hp untuk menfoto form tersebut maka kami dipanggil dan dikumpulkan dan dibawa ke ruang karantina check di imigration dan check points authority. Disinilah kami harus melalui beberapa wawancara dan observasi hingga empat tahap. Woow………agak lama juga, hamper dua jam bersama pula dengan beberapa orang dari Malaysia yang melintas dari Malaysia ke Singapura.

Setelah selasai di check points Singapura segera menuju ke shuttle bus yang akan menuju ke kawasan Little India Serangoon, tempat pengipan yang sudah kami pesan melalui Traveloka di Jakarta.

SAM_2481.JPG

Menunggu bus jurusan kawasan Little India

SAM_2482.JPG

Menikmati perjalanan dengan bus ke kawasan Little India

Berikut beberapa moment yang sampat diambil gambarnya setelah turun dari bus, dengan berjalan kaki menyusuri jalan-jalan untuk mendapatkan tempat makan siang yang resepretatis dan halal. Sudah agak lelah saat masuk di City Square Mall, dari mencari di lantai hingga lantai 5 akhirnya di dapatlah KFC yang kami pilih.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAM_2493.JPG

Menyelesaikan tugas memenuhi kewajiban terhadap perut, walaupun tidak dijumpai nasi hanya ayam, kentang, dan lainnya akhirnya burger yang merupakan paket yang tidak dapat dituntaskan kami bungkus sebagai cadangan saat di hostel nanti. Tibalah kami di 60’s hostel Serangon road.

SAM_2505.JPG

SAM_2579.JPG