Skip to content

SEMANGATKU ADALAH GAIRAHKU

“Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan”. (QS: 55 Ayat 33)

Dalam gambar di Belitung

11/03/2017

Kunjungan dalam wira-wiri kali ini adalah ke pulau Belitung untuk yang ketiga kali, dimana pada saat pertama kali sampan berkunjung di akhir tahun 2008 (https://onopirododo.wordpress.com/2008/12/01/hari-kedua-di-belitung/). Pada kegiatan kali ini setelah pesawat mendarat di bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung harus secepatnya menuju Hotel Lor In Belitung.

Berikut beberapa gambar setelah selesai kegiatan di hari kelima di seputar Tanjung Tinggi Belitung.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Selamat pagi dari Pelangi  Cottage B10

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Semburat matahari pagi di Tanjung Tinggi Bengkulu

SAM_2704.JPG

Di balik Batu ajaib

 

 

Yang terlewat di Merlion Park dan Universal Studios

25/02/2017

Sepertinya bila pertama kali berkunjung ke Singapura maka seseorang ingin berada di Merlion Park. Merlion adalah sebuah patung dengan kepala singa dan berbadan ikan yang sudah menjadi maskot Singapura. Nama Merlion merupakan gabungan dari “mermaid” dan “lion” atau dalam bahasa Indonesia adalah ikan duyung dan singa. Taman Merlion Park buka 24 jam setiap hari dan tidak dipungut biaya bagi siapapun yang ingin berkunjung, saat saya dan teman-teman berada di sini sore hari kebetulan langit agak mendung sehingga latar belakang gambar kurang cerah. Selain berfoto-foto di sini juga menikmati sungai di lokasi ini karena Merlion Park terletak di dopant Singapore River.

Berikut beberapa gambar yang terlewat belum ditempel pada tulisan sebelumnya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Berfoto dengan latar gedung Esplanade Theatre 

SAM_2563.JPG

SAM_2569.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Singapore River Cruise

SAM_2555.JPG

Jum’at pagi (3/2) hari terakhir “Mbolang” sebelum menuju bandara Cangi, disempatkan mampir di Universal Studios. Universal Studios adalah taman hiburan seperti Dufan di Jakarta dan merupakan salas satu tempat wisata yang sering di kunjungi bagi warga Indonesia. Harga tiket Universal Studios pada akhir pekan, tanggal merah, dan musim liburan cukup mahal, bisa sampai dengan sekitar 1 juta Rupiah untuk orang dewasa.

Berikut gambar saat berada di pintu masuk Universal studios

SAM_2593.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (5)

15/02/2017

Tiba di 60’s Hostel Serangon road ingin segera menuju ke kamar, asyiknya seperti saat camping atau di barak saat latihan dasar militer tetapi kami memilih yang satu kamar terdiri enam tempat tidur dengan dua kamar mandi. Seru dan meriah mengekspresikan suasana kamar dengan berbagai gaya. Memang sudah terbayang bahwa saat ngebolang akan menginap rame-rame, bukan di kamar hotel suitroom binatang lima seperti biasanya saat tugas di daerah saat di Indonesia. Pokoknya heboh dan meriah ….. hii… seru, he he ….

SAM_2500.JPG

Setelah istirahat sejenak dan selesai membersihkan badan, sore ini berharap dapat menuju taman Merlion di Fullerton road. Kata orang belum ke Singapura kalau belum berfoto dengan latar Singa mancur. Akhirnya dengan minta bantuan resepsionis hostel kendaraan Grab car tiba untuk mengantarkan kami. Menyusuri jalan-jalan tibalah kami di tempat tujuan, hingga petang kami menikmati suasana di lingkungan ini. Berikut beberapa moment yang dapat kami rekam, baik menggunakan kamera saku maupun kamera handphone.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAM_2529.JPG

SAM_2511.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (4)

12/02/2017

Perjalanan dari stesen KL Sentral dengan menggunakan kereta menghabiskan waktu lebih dari tujuh jam, maka menjelang pukul 09.00 waktu setempat tiba di stesen JB Sentral. Selanjutnya membersihkan diri dan merapikan pakaian di tandas, berharap setelah keluar di check point imigrasi Johor Bahru Malaysia sagera mendapatkan alat transportasi yang dapat membawa kami ke kawasan Serangoon road Singapura.

SAM_2479.JPG

Berhubung jadwal kereta menuju Singapura masih terlalu lama, sebab jadwal keberangkatan berikutnya tiket sudah habis maka memutuskan untuk menggunakan bus. Sedikit menyusuri jalan untuk menuju shuttle bus, dan setelah mendapat penjelasan dari petugas dengan membayar 1,2 RYM akhirnya keluar shuttle bus dan tibalah di Woodlands check point immigrasi  Singapura .

Saat masuk di check point inilah terjadi masalah diluar dugaan, karena menjelang antrian seharusnya sudah mengisi form dari bus tidak diberikan selanjutnya menanyakan ke petugas imigrasi, karena sedikit bercanda dan ada salah satu teman kami menggunakan hp untuk menfoto form tersebut maka kami dipanggil dan dikumpulkan dan dibawa ke ruang karantina check di imigration dan check points authority. Disinilah kami harus melalui beberapa wawancara dan observasi hingga empat tahap. Woow………agak lama juga, hamper dua jam bersama pula dengan beberapa orang dari Malaysia yang melintas dari Malaysia ke Singapura.

Setelah selasai di check points Singapura segera menuju ke shuttle bus yang akan menuju ke kawasan Little India Serangoon, tempat pengipan yang sudah kami pesan melalui Traveloka di Jakarta.

SAM_2481.JPG

Menunggu bus jurusan kawasan Little India

SAM_2482.JPG

Menikmati perjalanan dengan bus ke kawasan Little India

Berikut beberapa moment yang sampat diambil gambarnya setelah turun dari bus, dengan berjalan kaki menyusuri jalan-jalan untuk mendapatkan tempat makan siang yang resepretatis dan halal. Sudah agak lelah saat masuk di City Square Mall, dari mencari di lantai hingga lantai 5 akhirnya di dapatlah KFC yang kami pilih.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAM_2493.JPG

Menyelesaikan tugas memenuhi kewajiban terhadap perut, walaupun tidak dijumpai nasi hanya ayam, kentang, dan lainnya akhirnya burger yang merupakan paket yang tidak dapat dituntaskan kami bungkus sebagai cadangan saat di hostel nanti. Tibalah kami di 60’s hostel Serangon road.

SAM_2505.JPG

SAM_2579.JPG

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (3)

12/02/2017

Melanjutkan perjalanan dari KLCC untuk esok hari bisa tiba di Singapura menggunakan kereta (KTM) harus kembali ke stesen KL Senter dilanjutkan perjalanan ke stesen Gemas dan berpindah kereta dari stesen Gemas menuju stesen Johor Bahru Sentral (JB Sentral) keluar check point Imigrasi Malaysia.

Beberapa gambar yang mengungkap perjalanan dari stesen KLCC to stesen KL Sentral sore ini.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAM_2396.JPG CHIP COIN.JPG

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Perjalanan selanjutnya dari Malaysia ke Singapura dalam satu paket “mbolang” kali ini agak sedikit diluar rencana sehubungan saat di stesen KL Senter ada pengumuman bahwa mulai tanggal 1 Februari 2017 ada perubahan jadwal kereta dari stesen KL Senter menuju stesen Gemas ada jadwal keberangkatan biasanya pukul 21.00 ternyata tiada sehingga harus menunggu keberangkatan terdekat yaitu pukul 01.17 sedangkan jadwal sebelumnya pukul 18.10 belum memiliki tiket.

SAM_2425.JPG RAIL WAY TO SEE.JPG

Akhirnya berusaha untuk mencari alternatif yang dapat secepatnya bisa melanjutkan perjalanan yaitu menuju penjualan tiket bus tujuan Johor Bahru, namun hal itu juga tidal mendapat hasil karena saat di tempat penjualan ticket bus petugas memberikan jawaban kalau tiket bus tujuan Johor Bahru sudah habis alias terjual untuk empat hari terakhir.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Kami berenam dengan jiwa “mbolang” akhirnya memutuskan menggunakan kereta dengan jadwal keberangkatan pukul 01.17 menuju stesen Gemas (31 MYR) dan transfer kereta stesen Gemas menuju JB Sentral (21 MYR).

Berikut beberapa aktifitas menunggu jadwal keberangkatan yang masih enam jam lebih, saat di stesen KL Sentral dengan pusat perbelanjaannya. Menunggu pembelian tiket, menikmati makan malam, jalan-jalan di Mal, lesehan di ruang tunggu keberangkatan, dan lain-lain.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Menunggu pembelian ticket KL Sentral to Gemas transfer Johor Bahru

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Menunggu pembelian ticket KL Sentral to Gemas transfer Johor Bahru

SAM_2436.JPG

Ruang tunggu pembelian tiket

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Ticket KTM KL Sentral-Gems-Johor Bahru

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Makan malam dan rileks di pusat Jajan

SAM_2474.JPG

Menikmati perjalanan dengan KTM menuju stesen Johor Bahru Malaysia

“Mbolang” ke Malaysia dan Singapura (2)

11/02/2017

KLCC Rabu (1/1) Setibanya di stesen KJ 10 KLCC keinginan pertama adalah mencari masjid untuk sholat dluhur yang dijama’ dengan sholat ‘ashar selanjutnya bisa menikmati makan siang. Keluar dari stesen KLCC untuk menuju masjid melewati depan bangunan SURIA KLCC yang berdiri megah Twin Tower yang menjadi ikon Kuala Lumpur . Akhirnya mendapatkan  masjid Asy-syakirin yang sedang direnovasi di atap masjid tersebut. Selanjutnya menuju tandas (toilet) dan tempat wudlu, sorta melaksanakan sholat berjamaah.

Menyelesaikan sholat di masjid Asy-Syakirin sagera melangkah menuju KLCC Park dan tentunya rileks dan berfota ria dekat kolam, serta di atas jembatan dengan berbagai ruang pandangan yang luas.

Agar lama berada di KLCC Park dari ruang ke ruang, sekaligus berfoto dan berselfi ria  selanjutnya menuju ke mal di SURIA KLCC untuk segera mendapatkan hak perut untuk diisi yang jadwalnya pun sudah terlambat karena lama berada di luar pusat perbelanjaan. Sana-sini, mondar-mandir akhirnya mendapatkan tempat makan yang nyamin di Suria KLCC dengan yang setingkat rumah makan Padang ala menu melayu India.

“MBolang” ke Malaysia dan Singapura

06/01/2017

Jakarta Rabu (1/1), Bocah Petulang (Mbolang = melakukan petualangan ala anak-anak atau kebanyakan orang sering menyebut “Backpacker” maka bersama penerbangan Air Asia dengan kode AK 383 tertera boarding time 07.50 dimulai pada seat 10 A kami berenam memulai perjalanan ke Negara tetangga. Dengan mendapat seat sederet saat persiapan terbang dari Jakarta T2 menuju Kuala Lumpur KLIA2 pagi itu kami semangat ketelah dua minggu yang lalu (18-21 Januari 2017)  dengan rombongan besar seluruh karyawan  kantor mempunyai hajat Capacity Bulding ke Bali. Tanpa terasa sudah di landasan pacu bandara Soekarno-Hatta dan sekitar pukul 8.50 WIB pesawat sudah lepas landas untuk membawa ke Negeri Jiran yang mendarat di bandara KLIA2 di Kuala Lumpur.

Sekian lama penerbangan menyempatkan untuk tidur, saat menjelang pendaratan berdiskusi dengan sebelah bangku untuk mencari informasi seputar destinasi di Malaysia yang di dapat pada majalah. Akhirnya menggambil foto dan membandingkan dengan rencana awal yang judah dipersiapkan dari Jakarta. Akhirnya sekitar pukul 10.20 waktu setempat, pesawatpun mendarat di KLIA 2. Segera berburu tandas (toilet) dan menuju check point imigrasi Malaysia untuk sagera dapat keluar dari bandara dan melanjutkan perjalan berikut dengan segera.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Bandara KLIA 2 Kuala Lumpur

SAM_2325.JPG

Pose sebelum di Imigrasi KL

Tujuan pertama adalah menuju KL Sentral dengan menggunakan bus dengan tiket tertera Transportation Hub KLIA 2-KL SENRAL dengan membayar 12 RM akhirnya sampai di KL Sentral.  Melalui jalan tol yang lancar saat dengan kanan kiri-kiri jalan perkebunan sawit dan mendekati KL Sentral berbagai apartemen dan kantor perusahaan akhirnya tiba di KL Sentral, dengan jalan naik tangga langsung terkoneksi dengan stesen KL Sentral.

SAM_2333.JPG

Papan Kenyataan LRT

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Peta Transit Berintegrasi Lembah Klang

Agak lama beradaptasi di dalam stesen dan membeli chip coin untuk masuk di peron keberangkatan dengan kode stesen KJ15 KL  Sentral menuju KJ 10 KLCC, sekaligus kewajiban “mbolang” adalah berfoto ria, sekaligus mondar-mandir. Tajuan berikut adalah ke KLCC untuk mencari masjid dan berfoto di Taman KLCC.