Skip to content

SEMANGATKU ADALAH GAIRAHKU

“Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan”. (QS: 55 Ayat 33)

Persiapan Pulang ….

07/02/2019

Dari pagi hari menikmati suasana pantai di wilayah Kulonprogo dan Bantul, yaitu di pantai Glagah Indah (berdampingan dengan calon bandara NYIA Yogyakarta), menyusuri jalan Daendels ke arah timur menuju pantai Goa Cemara, dan akhirnya menemukan tempat sarapan pagi yang agak terlambat yaitu makan ikan bakar di bibir pantai Baru untuk menetralkan suasana. Selepas pukul 11.00 wib segera meninggalkan kawasan pantai untuk kembali ke rumah di Bumirejo, Lendah, Kulonprogo, agar dapat segera packing untuk persiapan pulang di petang hari seorang diri, karena adik-adik sepupu terjadwal kepulangannya sehari lagi.

Selepas pukul 15.15 Wib berpamitan dengan bapak, ada rencana mampir di Wates untuk melengkapi oleh-oleh dibawa ke Jakarta. Rame-rame bersama empat adik sepupu dan suaminya yang sulung, mampir di jalan depan stasiun Wates toko oleh-oleh dengan ciri khas di plafond ruangan tergantung miniatur pesawat terbang. Tempat oleh-oleh yang waktu kecil oleh almarhumah ibu sering mampir sebelum kembali ke Jakarta dengan moda kereta api di waktu senna. Bagi adik-adik sepupuku yang lahir di Jakartapun, jika sehabis liburan bersama ortunya pulang kampung selalu mampir ditempat ini. Setelah selesai belanja dan barang dikemas, dilanjutkan bergeser ke arah stasiun karena pencarian buah durian sejak pagi tidak sempat ke daerah sentra durian di wilayah utara Kulonprogo, kebetulan nampak pedagang durian di depan SDN yang dekat dekat denna stasiun Wates. Sambil iseng memilih durian di cuaca yang masih agak terik matahari sekitar pukul 16.00 wib menikmati buah durian, dan yang tidak suka durian mencicipi buah manggis.

Hampir satu jam berada di lokasi ini, cepat-cepat untuk menuju ke bandara Adi Sucipto di Jalan Solo Yogyakarta karena 17.30 wib harus cetak boarding pass yang sudah check in dengan mobil phone di sheat 36 H untuk penerbangan yang terjadwal pukul 18.20.

Boarding pass flight GA 215 Yogyakarta to Jakarta

Tiba di bandara agak terlambat, berpindah ke moda roda dua karena pada waktu sore di cari kerja, jalan-jalan di kota Jogya macet bersamaan masyarakat pulang kerja. Alhamdulillah setelah cetak boarding pass masih sempat singgah di Borobudur Lounge, untuk sekedar menikmati munuman dan makan kudapan. Hampir 30 menit berada di ruangan Borobudur lounge.

Pemberitahuan oleh petugas lounge dan juga terdengar melalui pengeras bahwa pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 215 dari Yogyakarta menuju Jakarta agar seluruh penumpang segera menuju ke pesawat. Segera bergegas bersama penumpang lain untuk antri di pintu paling kanan terminal bandara. Sebelum masuk badan pesawat menyempatkan mengambil gambar dengan kamera hp, suasan matahari terbenam di bandara Adi Sucipto menggoda untuk dikenang.

Selamat tinggal keluarga dan kampung halaman yang selalu dirindukan, semoga sering-sering dapat mengunjungi bapak tercinta. Jika bandara sudah pindah di Kulonprogo, tentu akan lebih dekat lagi dengan rumah, karena hanya sekitar 10 km kearah timur dari bandara segaris dengan jalan Daendels di pesisir pantai selatan Kulonprogo.

Wira-wiri hari kedua, di Kulonprogo

06/02/2019

Senin 4 Februari, Berangkat kearah selatan sekitar 4 km menuju jalan Daendels di wilayah kec. Sewugalur, mengambil arah kekanan wilayah kec. Panjatan dengan tujuan Pantai Glagah di wilayah kecamatan Temon yang berdekatan dengan calon bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA). Kali ini bersama adik adik sepupu dari putra-putri adik almarhumah ibu Suwarsih, pada acara pemasangan batu nisan ibundanya (almarhummah Karyati binti Sugeng Atmowiharjo). Menjelang pintu gerbang pantai Glagah, nampak pintu pelabuhan Tanjung Adikarto dan setelah melewati jembatan belok kiri untuk menuju kawasan wisata Pantai Glagah Indah.

Jalan Daendels
Daendels yang dijadikan nama jalan di pesisir selatan Jawa bukan Herman Willem Daendels yang menggagas jalur panjang di Pantura.
Nama jalan ini diambil dari nama A.D. Daendels. Daendels yang satu ini menjabat sebagai asisten residen di wilayah Ambal (kini nama kecamatan di Kabupaten Kebumen) pada 1838, atau tiga dekade setelah H.W. Daendels mulai menempati posisi tertinggi sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda (Overzigt der Reis in Nederlandsch Indie, 1838:63).

Memasuki kawasan Pantai Glagah Indah di sebelah kanan nampak pagar yang memisahkan dengan kawasan pembangunan bandara NYIA dan kawasan wisata. Menikmati suasana pantai hampir satu jam tidak menjumpai kuliner untuk sarapan pagi, akhirnya melanjutkan untuk menuju ke pantai Cemara ke arah timur menyusuri Jalan Daendels yang berada sebelah timur kali Progo tempatnya di kecamatan Srandakan Bantul.

Pantai Glagah Indah

Memasuki kawasan di pantai Cemara belum ada penjual makanan yang siap untuk menu sarapan. Akhirnya kembali arah ke barat di pantai Baru, yang biasa dikunjungi saat lebaran bersama keluarga. Disamping kuliner ikan bakar, kolam bermain untuk anak-anak juga motor roda empat.

Gerbang Pantai Goa Cemara

Sebelum meninggalkan kawasan pantai ini yang menarik adalah di beberapa sudut pantai dan tempat kuliner banyak disediakan tempat sampah, semoga sosialisasi agar pengunjung aktif mengelola kebersihan lingkungan senantiasa berdampak terhadap pengunjung. Bila hal tersebut dapat diberlakukan terhadap kawasan wisata manapun, tentu akan membawa dampak positif bagi semua masyarakat dimanapun. Hal itu nampak dari beberapa petugas wisata pantai Goa Cemara yang sedang mengambil sampah-sampah dari tong-tong sampah yang sudah dipisahkan antara sampáh organik dan sampáh non-organik. Walaupun hanya sebentar karena masih sepi namun dapat memberikan gambaran sebuah kawasan wisata yang dikelola dengan baik, karena nampak pula pos-pos penjaga pantai dengan berdiri menara-menara pengawas.

Mengunjungi Bapak di “hari kejepit” libur akhir pekan dan hari Imlek 2019

05/02/2019

Hari Sabtu, (2/2/2019) Air Asia QZ 7552 mendarat di Bandara Adisucipto sekitar pukul 11.20 wib yang terbang dari bondara Soekarta-Hatta Cengkareng sekitar pukul 10.00 lebih, walaupun terjadwal 9.55 wib. Setelah turun tangga pesawat melewati lorong menuju ruang kedatangan untuk membeli roti di counter roti O sebagai penyela sebelum makan siang. Segala sesuatunya cukup segera meninggalkan kawasan bandara menuju halte trans Jogga diseberang rel kereta untuk mendapat bis Transjogya 1B dengan tujuan di daerah taman pintar di Jalan Senopati dekat Kilometer Nol di kota Jogjakarta.

Agak lama di halte Taman Pintar jalan Senopati menunggu grab car untuk membawa ke wilayah bumirejo lendah kulon Progo. Pada aplikasi grab langsung tujuan Cobrot Cafe, lokasi yang mudah didapatkan pada aplikasi yang bersebelahan dengan rumah masa kecil dan dilahirkan. Berharap secepatnya bisa tiba di rumah untuk bisa bertemu dan menjumpai bapak yang sendiri karena sudah hampir tahun ini beliau ditinggalkan ibu tercinta.

Tiba di rumah agak terlambat sekitar pukul 14.00 wib dikarenakan saat menunggu grab car terlalu lama, akhirnya saat memberi salam dan masuk rumah bapak agak terkejut karena sengaja tidak memberi kabar jika akan pulang mengunjungi di akhir pékan dan libur Imlek 2019 ini. Dengan cium dan peluk sambil memberi kabar kalau Dodo yang pulang, sebab kalau biasanya dikabarkan lebih awal bapak sering telepon untuk menanyakan sampai di mana, makanya sengaja tidak ada kabar lebih dahulu.

Malam ini sekitar pukul 20.30 wib ingin menikmati suasana di luar rumah  untuk nongkrong @Coffee Brother yang kebetulan berada di samping rumah dengan hanya jalan kaki. Setelah hampir 1 jam akhirnya adek yang ke 4 melewati depan cafe, langsung saja dipanggil untuk ngobrol di sini dulu. Yang kebetulan setelah pulang kerja malam ini dapat piket ronda di lingkungan RT.  

Coffee Brother, Jl. Sentolo-Lendah, Bumirejo, Lendah, Kulonprogo.

Pagi ini menjelang pukul 3.00 wib di hari Minggu, 3 Februari, sudah terjaga segera mempersiapkan untuk qiyamul lail dan mempersiapkan ke masjid Nurul Ahsan di dekat SDN Butuh Bumirejo. Masjid yang memberi warna dalam kehidupan saat masih sekolah di SD, dan memiliki kenangan karena selama almarhumah Ibunda menjalani masa pensiun selalu hadir saat waktu subuh serta saat Maghrib dan Isya.

Ruang dan waktu yang pernah mengisi perjalanan hidup seseorang saat seakan kembali memberikan suasana batin yang dirindukan. Bahkan kadang teringat saat berserah diri dan bersimpuh, bagaimana manusia diberi Allah dan ditempatkan sesuai tempat yang pernah memberikan aman dengan suatu keputusan yaitu Berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Teringat saat senantiasa berserah diri jauh di pulau Simeulue, teringat saat berada di pulau Sabang, Gorontalo, Banjarbaru, Sanggau, Kutai Kertanegara, Berau,  sarah bahkan di Sorong papua Barat. Betapa suasana yang nyaman dari setiap waktu yang dilalui ingin menghampiri setiap perjalanan kehidupan.

Suasana pagi di depan SDN Butuh, Bumirejo bersebelahan dengan masjid Nurul Ahsan

Perjalanan dari masjid yang gerimis dan berteduh di warung sate Mbah Atung bertemu dengan ibu Siti Hadiah guru ngaji sekaligus guru saat SMP. Di rumah beliau lah dari saat kecil selalu bermain bersama putra-putrinya, bahkan menonton televisi juga tempat satu-satunya saat masih kecil, apalagi saat bulan puasa dari habis subuh sampai Dhuha selalu bersama putra putrinya baik membaca majalah anak-anak sampai bermain tenis meja belakang rumah. Bahkan sehari-hari bendungan sungai dekat rumah beliau merupakan tempat berkumpul anak-anak untuk beraquatic, bahasa di kampung yaitu ceciblon (bermain di air).

Touring awal tahun LEAC 420 Riders Community

26/01/2019

(Sabtu, 26/1/ 2019), Kali ini LEAC 420 Riders Community dengan basecamp di Jl. Raya Parung No. 420 Bogor, melaksanakan kegiatan touring amaliyah 2019 dengan tujuan Cisaat Sukabumi. Sebelum perjalanan diawali dengan sambutan ketua dan pembina LEAC 420 serta doa bersama di lobby, yang diikuti oleh 16 anggota komunitas. Pada kegiatan yang sebelumnya diikuti lebih dari 30 anggota yang terdiri dari karyawan, office boy dan simpatisan, namun kali ini hanya puluhan anggota tidak lebih dari 20 peserta, sedangkan yang lainnya izin tidak bisa mengikuti berhubung ada acara dan kegiatan di keluarga.

Siap berangkat dari basecamp LEAC 420


Star dari basecamp LEAC 420 melewati Salabenda, dilanjutkan melalui jalur Batu Tulis Bogor Selatan, Cigombong, untuk tujuan alun-alun Cisaat Sukabumi, menunggu penjemputan menuju lokasi di kegiatan kebersamaan dan berbagi dengan anak didik yatim piatu Bapak subhan guru pJOK SMP.

Melaju di jalan raya, ingat…….tertib dan santun di jalan !
Iatirahat di SPBU Cigombong
Tunggu yang lain ………… isi cairan dan snack sekaligus ke Toilet


Tiba di lokasi penjemputan di alun-alun Cisaat sekitar pukul 12.15 menit, menunggu rombongan adik-adik yang akan menerima santunan yang dilanjutkan dengan acara makan berama, dan ramah tamah dengan berfoto bersama. Selintas suasana acara diawali sambutan perwakilan sohibul bait bapak Subhan, dilanjutkan perwakilan pembina LEAC 420 bapak A. Rafiq, sekaligus ketua bapak Nanang Ns yang menambahkan untuk memberikan motivasi dan semangat untuk adik-adik agar dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi dan menyongsong masa depan gemilang dengan penuh semangat.

Sambutan sohibul bait bapak Subhan
Pembina LEAC 420, bapak A. Rafiq
Ketua bapak Nanang Ns


Perjalanan pulang melalui jalur yang sama dan sekitar pukul 17.00 berhenti di kios Durian H. Lokasi, Jl. KH. Halimi, Nagrak Cihideung, Kab. Bogor. Beberapa butir durian setelah dibuka request menikmati kelezatan buah durian sepertinya lokal dari Bogor dan rasanya cukup Mantap Bro.
Hampir setengah jam istirahat di kios durian, selanjutnya melanjutkan perjalanan untuk menuju kembali ke basecampnya LEAC 420.


Berikut link video di Youtube daiam persiapan, perjalanan, dan suasana dalam kegiatan di Touring amaliyah LEAC 420 di Kudadampit, Cisaat, Kab. Sukabumi. Semoga touring berikutnya lebih seru dengan keterlibatan anggota yang lebih lengkap. Aamiin ya rabbal ‘alamin !


Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda di Banyuasih, Kec. Cigeulis, Kab. Pandeglang, Banten

07/01/2019

BOGOR (7/1/2019), Rencana yang telah disusun, sesuai kesepatakatan tim Peduli Bencana PPPPTK Penjas dan BK pagi dini hari pukul 03.00 WIB, Senin, 7 Januari 2019 berangkat menuju ke Pandeglang, dengan sasaran sesuai pentunjuk dari Posko LPMP Provinsi Banten yang bermarkas di Panimbang, Kec. Labuan, Pandeglang yaitu pertama di SDN 3 Banyuasih dan kedua di SDN 1 Banyuasih, Kec. Cigeulis, Kab. Pandeglang. Acara utama di sekolah tersebut adalah melaksanakan program Trauma Healing terhadap siswa-siswi sekolah tersebut, dan memberikan berbagai hadiah serta minuman dan makanan ringan. Disamping hal tersebut juga membawa sumbangan berupa barang ke Posko LPMP Provinsi Banten sebagai UPT koordinator di Lingkungan Kemendikbud RI. Secara keseluruhan bantuan logistik berupa susu kotak, biskuit, permen, buku tulis, pampers, perlengkapan sholat, alas tidur, dan selimut.

Persiapan dan do’a menjelang keberangkatan dari PPPPTK Penjas dan BK

Anggota tim yang terdiri dari 9 personal termasuk sopir, dengan menggunakan alat transportasi dua mobil yaitu ELP I**ZU dan Rush TO**TA akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 9.00 pada target pertama di SDN 1 Banyuasih. Waktu tempuh disertai istirahat saat waktu subuh di rest area km …tol Tangerang-Marak dan sarapan pagi di Labuan. Sekolah tersebut berada sekitar 50 meter dengan pantai namun tidak begitu nampak kerusakan akibat tsunami yang telah menerjang pada sekitar dua minggu sebelumnya, tepatnya Sabtu, (29/12/2018) menjelang pukul 22.00 WIB. Berbeda dengan rumah penduduk di sekitar sekolah, banyak yang rusak yang sebagian sudah dibersihkan dari punir-puing dan sampan yang mengeliling rumah. Disamping itu, nampak pula beberapa bantuan berupa sembako masih banyak dikelola oleh aparat desa setempat.

Program program Trauma Healing terhadap siswa-siswi di SDN 1 Banyuasih yang diikuti sekitar 90 peserta didik dari kelas I s.d VI, berlansung di sekitar halaman sekolah dengan mendekat dan berlindung dibawah pohon, karena cuaca menjalang pukul 10.00 agak terik. Diawali dengan berbagai permainan dan pembagian hadiah serta membagi minuman susu dan makanan ringan, maka ditutup sekitar pukul 11.30 WIB.

Sedangkan Program program Trauma Healing terhadap siswa-siswi di SDN 3 Banyuasih yang diikuti sekitar 112 peserta didik dari kelas I s.d VI, karena kegiatan dimulai menjelang pukul 12.00 WIB, pihak sekolah menyediakan dua ruang kelas yang menyatu sebagai tempat kegiatan. Kali ini berbagai permainan tidak terlalu lama, namun lebih dominan pada pengkondisian mental. Akhirnya sekitar pukul 13.30 berakhir, yang dilanjutkan dengan ramah tamah dengan guru dan pengawas sekolah dengan sajian makan siang.

Kegiatan permainan dan trauma healing



Rangkaian kegiatan Peduli Bencana di Pandeglang
This image has an empty alt attribute; its file name is mg_1261.jpg

Tugas Pokok dan Fungsi Pengawas Sekolah

12/11/2018

Dalam ketentuan umum Permenpan dan RB No.21 tahun 2010 tentang Jabfung Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya dijelaskan bahwa: (1) Jabatan fungsional Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan; (2) Pengawas Sekolah adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan; (3) kegiatan pengawasan adalah kegiatan pengawas sekolah dalam menyusun program pengawasan, melaksanakan program pengawasan, evaluasi hasil pelaksanaan program, dan melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional Guru.

Secara etimologi “supervisi” berasal dari kata “super” dan “vision” yang masing-masing kata itu berarti atas dan penglihatan. Jadi secara etimologis supervisi berarti penglihatan dari atas. Pengertian semacam itu merupakan arti kiasan yang menggambarkan suatu posisi yang melihat berkedudukan lebih tinggi daripada yang dilihat. Secara semantik, supervisi adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu belajar dan mengajar pada khususnya.

Supervisi pada hakikatnya merupakan segenap bantuan yang ditujukan pada perbaikan-perbaikan dan pembinaan aspek pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Dengan kata lain, pengawasan adalah kegiatan pengawas sekolah dalam memberi bantuan profesional kepada guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan, sehingga tujuan pendidikan nasional tercapai.

Pengawasan akademik adalah kegiatan pengawas sekolah dalam memberi bantuan profesional kepada guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran; sedangkan pengawasan manajerial adalah kegiatan pengawas sekolah dalam memberi bantuan profesional kepada kepala sekolah dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan.

Berikut terlampir regulasi berkaitan dengan pengawasan sekolah dan peran pengawas sekolah:

Berkaitan dengan Jabatan fungsional pengewas dan angka kreditnya, pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforms Birokrasi (Permenpan dan RB) Nomor 21 Tahun 2010 yang telah diubah terakhir dengan Permenpan dan RB Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010.

klik dibawah ini

Permenpan dan RB No.21 tahun 2010 tentang Jabfung Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya

Permenpan dan RB Nomor_014 Tahun 2016-jafung-pengawas-sekolah dan Angka Kreditnya

Berkaitan dengan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, klik dibawah ini

lampiran-permendikbud-no-143-th-2014-tentang-pengawas-sekolah-dan-angka-kreditnya

Berkaitan dengan Standar pengawas sekolah/madrasah, klik dibawah ini

Permendiknas nomor-12-tahun-2007-tentang Standar Pengawas Sekolah:Madrasah

Berkaitan dengan pemenuhan beban tugas kerja guru, kepala sekolah, dan pengaoas sekolah terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. klik dibawah ini.

Permendikbud_Tahun 2018_Nomor 15 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, KS, PS

 

Protected: Kelas KK C dan KK E PJOK SMP Jakarta Pusat

22/10/2018

This content is password protected. To view it please enter your password below: