Skip to content

Malam Ini Nyate Klatak Di Warung Sate Pak Bari, Pasar Wonokromo, Bantul.

07/11/2015

Jum’at (6/11) hari pertama tiba di Yogyakarta walaupun setelah agak clear tugas, dengan terburu karena ditunggu teman agak lama maka selepas pukul 21;00 wib mobil berwarna putih meninggalkan lobby Hotel Mutiara Malioboro, kebersamaan itu ada atas undangan beliau bapak dan ibu Widodo yang merupakan dosen di FIK UNY Yogyakarta, akhirnya kami bertiga Dwi Cahyo Kartiko, Hamdillah serta saya sendiri Dwi Cahyo Widodo ikut menembus suasana malam di kota Yogyakarta. Dari perbincangan sempat disampaikan untuk mencari sate kambing yang khas di Yogyakarta, karena di Jakarta belum tentu ada.  Menyusur jalan Malioboro ke arah selatan dan berbelok ke kanan arah pasar Pathuk, sebab jalan menuju titik nol Jogya ditutup akhirnya menembus Pojok Beteng Kidul mengarah ke wilayah Bantul.

Setelah memasuki jalan kecil ternyata tiba di kawasan pasar Wonokromo Imogiri Bantul sambil mencari parkir dan menunggu tamu lain meninggalkan meja relatif agak lama . Itulah suasana awal di Warung sate Klathak  Pak Bari di Pasar Wonokromo, yang kelihatannya bagi bapak dan ibu Prof. Widodo sudah familiar.

Setengah jam lebih menunggu akhirnya pesanan sepuluh porsi dan dua tongseng beserta minuman dan empat piring nasi dihantarkan. Ciri khas sate klatak ini adalah daging kambing yang ditusuk dengan jari-jari sepeda yang dibakar di atas bara api. Potongan dagingnya agak besar dan hanya dibumbui garam tanpa sajian bumbu sate pada umumnya, tetapi rasanya memang beda dengan sate kebanyakan. Empuk dan gurih serta bau dari daging kambingnya tidak tercium aroma kambing seperti sate-sate di tempat lain.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Sate klatak pak Bari Pasar Wonokromo, tanpa bumbu sate tapi makyusss dengan tongseng

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Menikmati sate Klatak bersama Prof. Widodo beserta istri,  dan Dr. Dwi Cahyo Kartiko

Ternyata suasana kuliner lainnya juga ramai di sekitarnya, antara lain kios sate Pak Pong yang berjejer dan berhadapan dengan warung sate lainnya.

Di hari lain setelah melewati dua hari di Yogyakarta, maka malam sebelum kegiatan ditutup esok hari beliau istri Prof. Widodo yaitu Ibu Sri Win menghampiri lagi di hotel Mutiara untuk mengajak kuliner dan sekaligus diajak mampir berkunjung ke rumah beliau sesuai janji sebelumnya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Bang Dile menikmati bakmi Jawa yang hemmm …makyuusssss!!!

Akhirnya setelah menyusuri malam menghampiri tempat kuliner bakmie godhog Jawa, dan setelah menghabiskan satu porsi dan minuman anget segera bergegas menuju di kediaman belia dengan rumah suasana klasik diantara sawah-sawah yang mengelilingi. Walaupun hal tersebut tidak begitu nampak di malam itu, tetapi naluri orang dari desa hal itu tidak luput dari instuisi, bahkan wilayah daerah dimana tidak tergambar dalam pikiran melayang. Yang penting suasan nyaman diantara rumah-rumah lain di pedesaan dengan rumah nuasa klasik dominan kayu jati, akhirnya kami memiilih di Gazebo yang terpisah dengan rumah induk dengan puluhan CCTV terutama di gudang produksi kreatif kayu. Sebagian hasil kreasinya untuk pangsa eksport disamping pesanan di luar kota, yang menurut beliau di kelola oleh putra menantu yang istrinya bekerja di Kementrian Pedagangan dan Industri di Jakarta.

Berada di lingkungan rumah beliau lebih satu jam, dengan berbagai perbincangan ringan dan mengamati hasil kreatif dengan bahan dasar kayu jati yang di padukan dengan bahan lain seperti kain jean untuk tempat duduk dan mebel lainnya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Saat berkunjung di rumah Prof. Widodo dan istri

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: