Skip to content

Hardiknas dirayakan pula hari Saraswati (Hari Ilmu Pengetahuan) di Bali

02/05/2015
20150506_095140

Sabtu (2 Mei) pagi lepas pukul 5.00 wib saat taxi Ex***ss membawa keluar menyeberang jalan di depan komplek BSI Bojongsari Kota Depok, nampak seorang ibu muda berseragam Korpri dengan tas di punggung menyeberang jalan pula. Kala itu mengingatkan bahwa jika pagi ini saya tidak ada tugas ke Denpasar pasti juga mengenakan seragam tersebut untuk mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional di kantor. Pagi ini kebetulan tidak bersama pak Eddy Agay langganan taxi yang sering mengantar ke bandara Soetta, karena saat dihubungi di bbm sudah lebih dulu ada pesanan langganan yang lain. Akhirnya memberikan rekomendasi temannya di perusahaan yang sama dengan mengirim nomor handphone, dan setelah dihubungi bersedia untuk standby setengah jam sebelum jam 5.00 wib.

Menjelang pukul 4;00 wib check in online di Garu** Indonesia melalui android sudah selesai,  akhirnya memutuskan memilih seat 21J dan 21K bersama rekan kantor. Selepas mandi suara kendaraan taxi mendekat di depan pintu pagar merapat saat melongok keluar jendela. Setelah membalas sms untuk menunggu, maka berusaha khusu’ untuk melaksanakan sholat malam dan menutup witir menjelang subuh. Setelah adzan subuh berkumandang di musholla Al Furqon maka segera menuju rumah Allah untu menghadap di tempat yang lebih utama. Selesai menunaikan kewajiban di musholla, saat merapat ke sisi pintu taxi tenyata pak Amin sedang tertidur pulas maka dengan ketukan tiga kali di kaca mobil akhirnya terbangun yang akhirnya kupesankan untuk menunggu sebentar untuk persiapan keberangkatan. Siap-siap akhirnya beres, ciumin dan pamit pada dua putri cantikku dan satu putra gantengku serta istri tercinta segeralah menuju armada taxi yang dikemudikan oleh pak Fadli Amin.

Bersama Abdullah rekan di kantor tibalah di terminal 2 F menjelang pukul 7;00 wib segera check in. Menuju di gate F1 sudah ada rekan Suhardi yang akan menuju Makasar, karena masih ada waktu akhirnya ngobrol di luar ruang tunggu dengan menunggu satu teamnya Hardiyanto. Hampir 20 menit bercakap akhirnya dia menuju gate F7 dan kamipun segera menuju di ruang tunggu.

Setelah ke toilet dan sholat dhuha, ternyata saat kembali di ruang tunggu, suasana sudah sepi karena panggilan untuk penumpang menuju Denpasar tinggal kami berdua tiket yang belum disobek. Menapaki loring garbarata segera menghampiri salah satu koran dan menuju seat 21 J dan 21 K, sembilan seat baris paling depan kelas ekonomi, posisi di sisi kanan badan pesawat nampak membentang sayap yang luas dan panjang, berbeda dengan sekian kali pesawat yang sering kami pilih dari sekian maskapai yang ada di Indonesia.

Berada di seat 21 K tempat duduk paling kanan dan barisan pertama di kelas ekonomo, setelah mengenakan sabuk pengaman dan santai sambil membaca koran harian yang tersedia di pesawat, akhirnya badan pesawat bergerak menuju ke landasan pacu. Agak lama menunggu antrian di landasan pacu, akhirnya mendekati pukul 8;00 wib roda pesawat mulai bergerak dan melesatlah badan pesawat di angkasa diantara awan putih bergerombol.

Beberapa saat kemudian pramugari menawarkan sajian makan dan minuman saat setelah box dorong berhenti di lorong kanan tempat duduk. Maka tak ambil waktu lama segera melahap sajian yang masih hangat, karena sejak dari rumah belum sempat mengisi perut untuk sarapan.

dodo_dc1Mei2015

Selesai menikmati hidangan makan dan minum

Setelah selesai menikmati hidangan dan minuman, berharap ingin minum tambahan kopi susu tetapi akhirnya diurungkan setelah diumumkan minuman panas tidak bisa disajikan berhubung cuaca buruk yang mengakibatkan goncangan pesawat kadang-kadang muncull. Setelah menikmati film di layar monitor tempat duduk kurang nyaman, karena mata tak menginginkan bekerja terus, akhirnya berusaha untuk tidur sambil merapat ke sisi kanan kaca jendela yang setengah tertutup karena silau cahaya dari putih awan……..

Tiba di bandara Ngurah Rai Bali sekitar pukul 10;00 wit, setelah menunggu dan mengambil tas di trailer bagasi segera menuju ke tempat pemesanan taxi agar segera tiba di penginapan LPMP Prop. Bali di Jl. Letda Tantular yang berada di belakang gedung Bank Indonesia. Saat diperjalanan terlihat banyak warga yang beribadah di pura-pura, sambil ngobrol dengan sopir taxi akhirnya dijelaskan bahwa dari pagi mereka beribadah hari Saraswati. Sebagaimana saya baca dari Wikipedia bahwa, Saraswati adalah dewi yang dipuja dalam agama weda. Nama Saraswati tercantum dalam Regweda dan juga dalam sastra Purana (kumpulan ajaran dan mitologi Hindu). Ia adalah dewi ilmu pengetahuan dan seni. Saraswati juga dipuja sebagai dewi kebijaksanaan.

dodo-dcdoc

Bandara Ngurah Rai dari balik jendela sheat 21 K kanan pesawat

Dalam aliran Wedanta, Saraswati di gambarkan sebagai kekuatan feminin dan aspek pengetahuan — sakti — dari Brahman. Sebagaimana pada zaman lampau, ia adalah dewi yang menguasai ilmu pengetahuan dan seni. Para penganut ajaran Wedanta meyakini, dengan menguasai ilmu pengetahuan dan seni, adalah salah satu jalan untuk mencapai moksa, pembebasan dari kelahiran kembali.

Akhirnya tibalah di tempat tujuan sebelum pukul 11;00 wit, segera berbenah dan istirahat untuk menyiapkan kegiatan pada tiga setengah jam kemudian, karena acara dibuka secara live dari Bogor pukul 2;00 wib oleh Kapus PPPPTK Penjas dan BK di Parung Kab. Bogor, meliputi beberapa tempat antara lain: Semarang, Surabaya, Makasar, Banjarmasin, Bali, Mataram, Pemalang, ……

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: