Skip to content

Tugas dan even festival Tabot di Bengkulu

04/11/2014

Mengisi waktu kali ini berusaha mengumpulkan kata-demi kata, saat diakhir kegiatan untuk lima hari memfasilitasi kegiatan PKB KS/M pada Program ProDEP Wilayah Bengkulu III. Pada malam keempat ini bersamaan dengan pertandingan semi final Indonesia Super League (ISL)  yang disiarkan stasiun televisi RCTI, sambil menyaksikan pertandingan tersebut yang di akhir pertandingan menghasilkan kemenangan PERSIB bandung atas Arema Malang 3 : 1. Hal itu menjadikan Arema akan menghadapi Persipura Papua dalam final nanti. Persipura sudah lebih awal mengalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) Bandung dengan kedudukan 2 : 0.

Sejak hari Sabtu (1/11) siang berada di hotel Santika Bengkulu yang berada di Jl. Raya Jati No. 45, Sawah Lebar, Bengkulu. Hari ke hari sejak awal melalui waktu dengan berbagai kegiatan dari pleno besar, diskusi kelompok besar dan kelompok kecil, dan menggunakan berbagai metode dan strategi sebagaimana yang sudah dirancang dalam penjabaran materi dan alokasi waktu. Maka setelah malam tadi peserta menempuh pos tes dan penguatan untuk kegiatan selanjutnya pada on the job learning (OJL) berikutnya. Dimana pada program ini ada kegiatan in 1 – OJL – in 2 yang berlangsung sekitar tiga bulan.

Momen yang berlangsung saat kegiatan PKB KS/M kali ini bersamaan pula dengan kegiatan acara tahunan di kota Bengkulu “Festival Tabot 2014”. Festival ini diselengarakan pada tanggal 1 sampai dengan 10 Muharram H (Kalender Arab) di kota Bengkulu. Festival Tabot ini digelar berdasarkan Pesta Budaya Tabot yang dilaksanakan oleh masyarakat Kota Bengkulu dalam rangka memperingati gugurnya Amir Hussain, cucu Nabi Muhammad SAW, di Padang Karbala (Irak).

Festival telah diselenggarakan secara tetap oleh masyarakat kota Bengkulu sejak abad 14. Masyarakat kota Bengkulu percaya bahwa apabila perayaan ini tidak mereka selenggarakan maka akan terjadi musibah atau bencana. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila perayaan Tabot ini penuh dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat ritual dan kolosal.

Dalam Pelaksanakan Festival Tabot, ada beberapa peralatan dan perlengkapan yang harus dipersiapkan, diantaranya adalah Pembuatan Tabot, Kenduri dan Sesaji,  Perlengkapan Musik Tabot, Kelengkapan lainnya. Kebudayaan Tabot di Bengkulu dibawa dan diperkenalkan oleh pendakwah dari Punjab, India, tahun 1336 Masehi dan juga oleh pasukan Gurkha (tentara bayaran Inggris) tahun 1685. Festival tahunan ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat dan bahkan digemari wisatawan domestik dan mancanegara. Ratusan, bahkan ribuan orang tumpah-ruah di sepanjang jalan dan lapangan untuk menyaksikan berbagai tahapan prosesi menarik dalam acara tersebut.

Berbagai hiasan seperti yang menjadi ciri khas di persimpangan jalan di Kota Bengkulu seperti gambar berikut,

Festival-Tabot

                                         sumber http://events.goindonesia.com/?event=festival-tabot-bengkulu#

Saya tdak sempat mengabadikan berbagai media gambar karena dalam acara ini memang penulis keliling pada malam hari dan tidak sempat mengambil gambar dengan kamera, sedangkan siang hari tidak ada waktu untuk keluar hotel dengan padatnya kegiatan. Sedangkan pada malam itu untuk mendekati lokasi mobil tidak bisa memasuki ke tempat acara yang berada di dekat benteng Marlborough yang menghadap ke pantai samodera Hindia.

Satu hal juga merupakan kebahagian tersendiri dalam kegiatan di Bengkulu ini, yakni saya diberi kesempatan pada Yang Maha Kuasa bisa bertemu teman sejak dari SMP dan SMA. Kali ini setelah mencari-cari asal sekolah sobat saya di SMA untuk Kabupaten Kaur, sebab hampir dua tahun terakhir sempat berkomunikasi melalui facebook. Dengan berbekal nama sekolah akhirnya memfilter nama di kelas lain, dan tertera nama dan sekolah yang dimaksud. Nama Drs. Sutapa, M.Pd sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Padang Guci. Saat masuk ruang kelas, sudah tertebak dan baru menyapa saat istirahat pagi, maka setelah kusapa agak kaget beliau karena gak disangka-sangka bisa bertemu di kegiatan PKB KS/M Bengkulu gel III ini. Alhamdulillah puji syukur atas kesempatan dan anugrah bersilaturahmi, semoga terus senantiasa bisa menambah silaturahim dengan yang lain pada setiap kegiatan yang lain.

20141104_112834

Sahabat sejak SMP dan SMA puluhan tahun yang lalu, baju putih berdasi dan berkumis, dalam kegiatan PKB KS/M Bengkulu angk III

Malam telah merapat semakin mendekat dini hari, waktu menunjuk 23, 35 wib, sudahi saja berklik-klik dengan keyboard ini, yang seharian tadi tidak ditemani charger pasangannya karena saat di Marlborough meeting room sehari sebelumnya sempat menghilang, dan baru kembali malam tadi saat kegiatan berpindah di ball room lantai 2.

Akhirnya kusisipkan saja pantun yang sempat saya bacakan di depan peserta pelatihan para kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk Wilayah Bengkulu khususnya kelas wilayah kabupaten Rejang Lebong. Berikut pantun perpisahan itu:

BUAH JAMBE MERAHLAH SANGAT

BUAH DURIAN BAUNYA MENYENGAT

PESERTA PKB MASIH TETAP SEMANGAT

UNTUK MEMAJUKAN PESERTA DIDIK YANG  HEBAT

KACA MATA DISANGKUTLAH DI TELINGA

HIASAN TELINGA ANTINGLAH NAMANYA

EMPAT HARI KITA TLAH BERSAMA

HILANGKAN RASA YANG TAK MENGENAKKAN JIWA

###by @dodo_dc1@###

20141104_212954

Bersama peserta di atas lobby lt 2 hotel Santika Bengkulu

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: