Skip to content

Perjalanan dan kegiatan selanjutnya (Bojonegoro)

23/11/2013

Melanjutkan tugas dan perjalanan hari ini maka lepas pukul 8;00 wib (21/11) mobil travel “In**va” yang akan membawa kami ke kota Pontianak sudah berada di depan hotel Narita. Saat memasuki mobil dua penumpang telah berada di dalamnya, selanjutnya melaju untuk menjemput satu penumpang. Berbeda saat perjalan dari Pontianak menuju Kabupaten Sanggau Kapuas yang tidak menikmati perjalan karena malam hari, maka menuju kota Pontianak banyak hal yang dapat direkam dari pengamatan panca indera. Perjalanan satu jam pertama masih berada di ibukota kabupaten, selanjutnya hampir dua jam menyusuri kampung dan perkebunan kelapa sawit di sepanjang sisi sungai Kapuas (sungai terpanjang di Kalimantan) yaitu jalan tanah padat alias tidak beraspal atau bukan beton.

Tiga jam lebih atau hampir empat jam setelah menikmati makan siang menjelang pukul  12;00 wib di tempat yang sama dua malam sebelumnya yaitu di RM. Tiga Puteri, selanjutnya perjalanan dengan kondisi jalan yang cukup bagus yaitu jalan aspal dan jalan beton. Di sepanjang perjalan seperti di Kecamatan Tayan, bangunan ruko atau rukan mulai terlihat sisi jalan.  Rumah-rumah penduduk walaupun berdinding permanen ada juga yang berdinding papan, dengan model kebanyakan menggunakan sistem panggung. Hal tersebut dikarenakan lahan yang bergambut dan rawa sehingga sering terjadi air pasang, berbeda dengan di pulau Jawa kebanyakan lantai pasti menyatu dengan tanah. Maka kebanyakan rumah di sepanjang perjalan kota  Sanggau ke Pontianak ini lantainya di atas tanah alias berpanggung.

Tiba di kota Pontianak sehubungan jadwal penerbangan masih empat jam lagi, maka bersama rekan kerja (Tonik Haryanto) kami menuju di pusat perbelajaan Planet Surf Ahmad Yani Mega Mall di Jl. Ahmad Yani dekat persimpangan yang di tengahnya terdapat bangunan tugu tema bambu runcing yang besar berdiameter lebih dari 40 sentimeter. Di sepanjang jalan tersebut ada kampus Politeknik Negeri Pontianak dan Universitas Tanjungpura dengan lahan yang sangat luas, untuk ukuran kampus di tengah kota. Akhirnya untuk menikmat suasana pesan cappucino coffee dan arabica coffee serta kudapan donat  di counter JC*, setelah lebih satu jam akhirnya mencari transportasi taxi untuk ke bandara Supadio serta singgah di pusat oleh-oleh sebagai barang bawaan di keluarga. Estimasi untuk sampai di bandara sambil mencari oleh-akhirnya sekitar pukul 16;00 langsung menuju di musholla bandara untuk sholat ashar, bahkan sampai magrib karena boarding tertera 19.00 sehingga check in satu jam sebelumnya pun aman.

Setelah memasuki ruang tunggu di gate 1 maka boarding dan duduk di sheat 27 J bersebelahan dengan mas Tonik dan orang berciri kebangsaan Jepang (dari bacaan dan wajah, serta bahasa yang sempat terucap. Menikmati penerbangan kode GA 511 dari Pontianak ke Jakarta (PNK ke CGK) dengan pesawat Boeing 737. 500 maka sekitar pukul 19;03 badan pesawatpun meninggalkan landasan bandara. Lebih satu jam mengangkasa dengan pemandangan gelap dan lampu-lampu di darat maka pukul 21; 03 menyentuhkan ban pesawat di landasan bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Karena akan melanjutkan penerbangan ke Surabaya karena tugas berikut ke MGMP PJOK kabupaten Bojonegoro maka agak buru-buru untuk segera turun sekaligus lapor transit, walaupun sudah chec in bandara Supadio.

Akhirnya setelah berpisah dengan rekan melanjutkan pulang, maka setelah lapor transit menuju ke gate F6 untuk boarding. Tanpa harus duduk di ruang tunggu karena penumpang yang lain sudah masuk pesawat, maka langsung menuju bis penghubung ke badan pesawat. Setelah menempati di sheat 27 H dengan kode penerbangan GA 330. Hampir tiga puluh menit setelah di badan pesawat maka Boeing 737.800 berada di landasan pacu pukul 22;05 wib dengan bunyi mesin khas saat lepas landas melajutlah di angkasa. Kali ini lebih nyaman karena saat menikmati makan malam dan minuman sajian dari pramugari ada pilihan hiburan. Kebetulan saya sentuhkan jari pada layar monitor untuk memilih film, dan tertarik judul X-man, dengan rileks dan nyantai tidak terasa hampir satu jam sudah berlalu dan saat pilot mengumumkan akan mendarat layarpun berhenti otomatis mati karena akan segera mendarat. Sekitar pukul 23; 10 wib setelah roda pesawat menapakkan dan hentakan kali ini cukup halus juga, maka dengan memuji keagungan Allah penuh rasa syukur.

Tulisan ini agak panjang karena setelah mendarat tidak seperti biasanya langsung menuju kendaraan yang sudah pasti, maka masih memikirkan saat menjelang pukul 00;00 masih harus melanjutkan perjalan 100 kilometer lebih. Sedangkan travel belum pesan dan setelah menanyakan di petugas keluar bandara tidak ada mobil travel. Pilihan lain harus menuju terminal bus, namun harus mempertimbangkan keamanan sehubungan kondisi-kondisi tidak begitu paham dengan kota Surabaya. Setelah sekian waktu menunggu akhir ada kendaraan dan masih ada dua penumpang untuk menuju searah dengan kota Bojonegoro. Walaupun sedikit kesal karena kendaraan niaga tanpa ac dan harus pindah ke mobil travel lebih besar di pool dekat dengan pintu tol menuju ke Gresik.

Perjalan darat tidak begitu menikmati karena ngantuk, bahkan saat setelah terbangun kok mobil berhenti bahkan sopir juga tidur di joknya maka baru paham jika berhenti jalan tol. Setelah sekian waktu terjaga dan mobil di depannya bergerak maka ada tanda-tanda kemacetan mulai terurai. Dari tiga jalur mobil akhirnya menyempit menjadi satu jalur, dan ternyata kemacetan terjadi karena ada dua mobil besar derek sedang mempersiap pekerjaan di jalan toll tersebut. Setelah melanjutkan perjalanan dan beberapa penumpang turun cari informasi pula yang tertera di sms berbunyi “Hotel Wisma Jaya” Jl. Wahidin No. 43 depan RSUD Bojonegoro. Setelah turun dan berada di depan pintu pagar saat sudah terdengan adzan subuh dan alat penunjuk waktu di tangan menunjuk pukul 04;05, segera menghubungi nomor hotel. Masuk kamar hotel dibantu petugas maka pintu no 17 A kututup lagi untuk segera berbenah diri dan sholat. Istirahat dan rileks setelah mandi dan sholat, untuk menunggu kegiatan yang di mulai pukul 8;30 berharap setengah jam sebelumnya sudah berada di lokasi SMPN 1 Bojonegoro.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: