Skip to content

Media Elektronik Sebagai Media Presentasi

09/03/2012

Penggunaan media elektronik untuk presentasi memiliki karakteristik tertentu yang harus dikuasai oleh presenter. Bagi pemula memang masih banyak dijumpai banyak hal yang mengakibatkan secara teknis mengganggu dengan maksud dan tujuan yang dipresentasikan. Berikut ini berapa saran atau tips yang dapat Anda gunakan.

  • ² Dalam satu slide, usahakan menggunakan kata-kata sesingkat mungkin sehingga layar tidak dipenuhi dengan tulisan. Utamakan menggunakan point form. Penjelasan dari point point tersebut yang akan Anda presentasikan. (Penggunaan point form ini diberdebatkan, tapi saya tidak ingin memperpanjang topik ini di bagian ini.) Kemampuan Anda membuat tulisan yang singkat ini merupakan salah satu ujian. Jika memang ada hal-hal yang terpaksa harus diuraikan secara panjang, berikan materi tersebut dalam bentuk selebaran (handout).
  • Font jangan terlalu kecil. Coba Anda lihat apakah tulisan Anda terbaca dari pendengar presentasi yang paling belakang. Penggunaan font yang terlalu besar akan menghabiskan tempat di layar, akan tetapi lebih baik jelas dibaca pendengar daripada mencoba memadatkan tulisan dalam satu halaman dan tidak terbaca. Apa manfaatnya jika tidak terbaca? Pemilihan font untuk presentasi dengan media elektronik yang menggunakan layar komputer (screen) seperti situs web atau presentasi biasa perlu mendapat perhatian. Agar dapat jelas terbaca maka dalam satu slide upayakan hanya memuat 5 sampai 7 baris. (bukan rukujan teori, namun keterbacaannya lebih jelas)
  • Gunakan clip art, atau gambar-gambar, jika perlu. Biasanya penggunaan gambar ini cocok untuk presentasi seminar yang bisa informal. Namun penggunaan gambar ini bisa juga digunakan untuk presentasi yang lebih formal asalkan gambar yang diambil tidak terlalu norak. Gambar yang terlalu mendominasi justru akan mengganggu informasi yang akan disampaikan. Perlu diperhatikan juga masalah hak cipta (copyright) dari clip art yang Anda gunakan. Jangan dibiasakan nyolong dari orang lain. Berikan referensi darimana clip art tersebut Anda peroleh. Di Internet saat ini banyak tempat yang menyediakan clip art dengan gratis.
  • Ada yang mengatakan bahwa sebaiknya menggunakan warna back ground yang agak gelap (misalnya warna biru) dengan warna font tulisan yang cerah (putih atau kuning).
  • Jika dapat, gunakan gambar atau diagram untuk menjelaskan. \A picture is worth a thousand words”, kata sebuah peribahasa. Memang tidak mudah untuk merangkumkan sebuah konsep dalam sebuah diagram. Justru itulah kemampuan yang ingin digali dari Anda pada presentasi yang Anda berikan, yaitu kemampuan menjelaskan konsep.
  • Jika ada grak atau diagram, pastikan bahwa tulisannya terbaca. Seringkali ada grak-grak yang tulisannya tidak terbaca sama sekali (kabur karena hasil dari proses scanning atau terlalu kecil) sehingga tidak ada manfaatnya untuk ditampilkan.
  • Gunakan satu atau dua contoh jika konsep yang dijelaskan terlalu membingungkan. Tidak perlu seluruh contoh atau seluruh penjelasan ditampilkan sehingga contohnya terlalu banyak, menghabiskan waktu, membosankan, dan berkesan menggurui atau meremehkan pendengar.
  • Memang kita cenderung ingin menjelaskan semuanya. Entah karena perasaan kita bahwa kalau tidak kita jelaskan maka kita kelihatan bodoh? Padahal justru sebaliknya. Jika waktu sangat terbatas, jangan jelaskan semuanya secara rinci. Tahan keinginan ini. Bukannya kita tidak mau menjelaskan secara rinci, tapi ada tempat dan waktu. Penjelasan yang rinci atau contoh-contoh lain nanti dapat dijelaskan pada saat tanya jawab. Jika waktu Anda memang sangat panjang, seharian misalnya, maka silahkan saja Anda coba jelaskan semuanya. (Ini akan gagal juga karena konsentrasi pendengar ada batasnya.)
  • Penggunaan presentasi dengan komputer dan slide cenderung membuat kita lebih cepat dalam melakukan presentasi. Apalagi dalam kasus jika si presenter berbicara sangat cepat. Hal ini kadang-kadang kurang baik jika kita gunakan dalam kuliah. Untuk mengurangi kecepatan dan memberikan mahasiswa waktu untuk berpikir atau menyerap apa yang kita katakan, adakan waktu untuk menuliskan contoh di papan tulis, atau bawa peraga (model) yang bisa Anda tunjukkan.

 

Referensi: http://budi.insan.co.id/books/thesis/tulis.pdf

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: