Skip to content

Keluhan Pagi Seorang Bapak

27/10/2011

Usai sholat subuh berjama’ah di musholla Al Furqon saat melangkah menuju ke rumah, bersapa dengan tetangga rumah sambil membawa cangkul “Pak Edi” namanya. Dalam perbincangan itu, beliau mengeluhkan mengapa dengan sesuatu yang diperbuatnya kadang-kadang sering di complain orang lain. Seperti memutarkan kaset menjelang subuh, saya bilang ya…putar saja tapi jangan keras-keras dan jangan lama-lama cukup sekitar sepuluh menit menjelang waktu subuh. Hal lainnya seperti mengerjakan penimbunan sisi jalan yang tergenang air dan membersihkan lingkungan, masih ada orang bilang “Malam-malam kok ngerjain beginian? Memang nggak ada kerjaan lainnya “. Akhirnya kubilang saja, lakukan saja sesuai kata hati … yang penting ikhlas dan tidak mengganggu orang lain. Bahkan sebisa yang kita mampu untuk senantiasa berbuat positif terhadap lingkungan dan tempat kita beraktifitas.

Menyimak dari keluhan hati seorang bapak yang sehari-hari bekerja memilah sampah dan sekaligus marbot musholla dekat rumah itu, mungkin sekian banyak orang ada keinginan berbuat baik saja merasa risih dan dicemburui. Namun kadang banyak orang yang berbuat kurang terpuji, seperti membuang sampah sembarangan (di sungai, di tanah orang, atau di jalanan) namun banyak orang yang kurang peduli. Bahkan untuk melarang dengan langsung pun tidak terucap, walaupun ada kata hati tidak senang terhadap hal tersebut. Contoh lain, seperti mengatakan tidak  pantas atau tidak berkenan terhadap seseorang yang merokok di tempat umum sembarang juga tidak ada keberanian mengatakan.

Sebenarnya banyak hal yang dapat kita perbuat untuk Negeri tercinta ini, seperti peduli lingkungan  yang dapat dilakukan dengan cara sederhana, membuang sampah pada tempatnya dan ikut membersihkan lingkungan sekitar. Berjuang untuk tetap menjaga dan melestarikan keindahan alam dan merawatnya, harus senantiasa dimiliki oleh orang-orang yang merasa masih tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masih ada keinginan terbesit seperti semasa masih remaja bersama orang tua di Pabuaran Bojonggede, ada kerja bakti membersihkan lingkungan RT, betonisasi jalan dengan swasembada, membuat taman di pinggir sungai, membersihkan sampah di sungai dekat rumah, dan kumpul-kumpul bersama warga lain manakala olahraga bulutangkis dan ada ronda. Wah………… sekarang jarang merasakan hal seperti itu.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: