Skip to content

Menunggu oh harus menunggu

29/05/2011
tags:

“Menunggu” kata yang kebanyakan orang sering katakan salah satu aktifitas yang membosankan. Namun saat  sore ini (28/5) di tempat ini lagi yaitu di gate B 4  terminal 1 B bandara Soekarno-Hatta Cengkareng  untuk menunggu waktu penerbangan tujuan Bengkulu  harus disuasanakan agar tidak membosankan. Alternatif menghilangkan suasana kata “membosankan” akhirnya menghidupkan laptop, agar bisa berinteraksi dengan orang lain melalui jejaring social dan chatting atau baca berita.

Memilih penerbangan salah satu maskapai dari tiga maskapai yang ada yaitu Batavia, Sriwijaya, dan Lion, maka waktu yang lebih pas untuk tiba ditujuan akhirnya terpilih maskapai yang berlogo menyerupai kepala naga alias “Lion” . Pada jadwal yang tertera adalah pukul 17.05 wib, namun ada informasi bahwa penerbangan mengalami keterlambatan atau penundaan sekitar 70 hingga 90 menit.

Sekian lama menatap layar notebook tanpa terasa sudah memasuki waktu sholat magrib, maka segera bergegas ke bawah untuk melaksanakan sholat dan memesan ke saudara Imam Zul agar memperhatikan barang-barang. Belum lama berdo’a setelah mengucapkan salam, ada informasi agar penumpang dengan kode penerbangan JT 630 tujuan Bengkulu segera memasuki pesawat. Akhirnya segera berdiri dan mengenakan sepatu untuk bergabung dengan teman yang menunggu barang-barang di ruang tunggu. Setelah membereskan segala hal yang akhirnya segera menuju ke pintu yang menuju ke pesawat.

Bla bla … dan ucapan permintaan maaf captain lazim disampaikan saat persiapan tinggal landas. Waktu pada jam tangan tertera 18.53 wib saat roda pesawat lepas dari landasan pacu, akhirnya melesat ke udara dalam kondisi cuaca yang cukup baik. Sempat memasuki cuaca buruk namun tidak cukup menegangkan seperti yang pernah kualami saat penerbangan dari Makasar ke Jakarta, yaitu mengalami turbulensi berulang-ulang hingga suasana cukup tegang. Saat kru mengucapkan “Para penumpang yang terhormat, sesaat lagi kita mendarat di bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu ……”, maka mengecangkan sheat belt adalah salah satu yang dianjurkan.

Saat waktu bergulir pada jam 19.43 wib maka roda pesawat menyentuh di landasan, dan sepertinya sang pilot mendaratkan pesawat tidak terlalu bagus. Karena baru kali ini kurasakan pendaratan dengan hentakan keras, padahal cuaca cerah alias tidak hujan. Alhamdulillah semua aman dan akhirnya menginjak bumi rafflesia yang ke empat kalinya ini. Berharap segala kegiatan yang terjadwal 14.15 wib di esok hari dapat berlangsung lancar dan sukses, untuk mengisi kegiatan hingga selesai (31/5) dan harus segera kembali ke Jakarta berkumpul keluarga kembali. Amin ya Rabbal alamin.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: