Skip to content

Tiga Hari Di Sini

21/05/2011
tags:

Menyelesaikan aktivitas di Bandar Lampung hari kedua ini (Sabtu, 21/5) maka menjelang pukul 22.00 wib bersama dua rekan lainya segera menuju ke hotel Kemala di Jl. Gatot Subroto Pahoman, Teluk Betung-Bandar Lampung. Waktu untuk istirahat malam lumayan banyak karena esok hari menunaikan tugas berikutnya dijadwalkan pukul 10.00 wib, makanya berusaha merangkai kata-kata ini untuk mewarnai blog ini karena  sudah sekian lama jarang mem-publish tulisan. Hasrat yang berkualitas dan berbobot, namun menjelang tengah malam dan kondisi fisik hari ini cukup menguras konsentrasi dan daya tahan untuk memfasilitasi bapak dan ibu pengawas sekolah dalam mengekplorasi, mengelaborasi dan konfirmasi materi. Maka sekedar bercerita pun lumayan menjadikan kenyamanan hati memenuhi keinginan jiwa mengakomodir atau mengelaborasi keinginan-keinginan dalam benak ini.

Mengingat sehari lalu (20/5), saat pagi dini hari harus siap-siap mempersiapkan keberangkatan. Maka memenuhi kesepakatan dengan temen untuk bareng ke bandara Soetta sekitar pukul 03.00 wib, makanya kelengkapan segalanya untuk tiga hari di sini pun dirasa cukup. Setelah taxi datang, maka kekawatiran terlambat check in tidak ragu karena masih ada waktu dua jam untuk menuju ke bandara.

Kedatangan di bandara Soetta Cengkareng terminal 2 F bisa lebih awal dan check in belum dibuka karena satu jam sebelum keberangkatan pesawat masih ada waktu satu jam lebih. Maka kewajiban sholat pun Alhamdulillah sudah dilaksanakan. Check in dan menunggu di ruang tunggu penerbangan dengan kode GA 100 dari CGK menuju TKG – Bandara Udara Radin Inten II, Bandar Lampung lumayan penuh.

 Akhirnya menjelang pukul 06.25 wib panggilan penumpang agar memasuki pesawat pun terdengar. Agak lama pesawat menuju landasan pacu dikarenakan antrian jadwal take off pesawat masih menunggu, begitu permintaan maaf dari sang pilot. Maka lebih setengah jam kemudian roda pesawat menyusuri bentangan aspal dalam landasan pacu, dan dengan gagahnya bentangan sayap itu menyelinap diantara awan-awan putih di langit. Sekitar setengah jam roda pesawat menyentuh landasan di bandara udara Radin Inten II. Bersyukur bahwa perjalan itu cukup nyaman dan tanpa kekawatiran, karena segalanya tidak mengalami gejala-gejala yang dag dig dug.

Udah cukup ah .. mau bobo dulu …

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: