Skip to content

Bagaimana Belajar Renang Gaya Bebas Agar Sekalian Belajar Renang Gaya Punggung ?

30/01/2011
tags:

Aktivitas air (akutatik) dalam olahraga di Indonesia berada dibawah naungan organisasi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), atau untuk selala internasional dibawah organisasi  Federation Internationale de Natation (FINA), dalam suatu even nasional dan internasional sub cabang yang dilombakan, meliputi:

  1. Swimming (Renang)
  2. Diving (Loncat Indah)
  3. Water Polo (Polo Air)
  4. Synchronized Swimming (Renang Indah)
  5. Open Water Swimming (Renang di Perairan Terbuka)

Untuk pengembangan pembelajaran renang gaya bebas (crawl) dan gaya punggung, yang begitu luas prosesnya maka komponen gerakan kaki gaya bebas yang sering disebut flutter kick dapat dilaksanakan pula untuk renang gaya punggung.  Maka latihan flutter kick dengan berbagai sikap tubuh perlu dikembangkan, misalnya pada posisi tubuh yang streamline peserta melaksanakan flutter kick pada berbagai posisi. Posisi telentang baik dengan alat bantu atau tanpa alat bantu, dimungkinkan jika berpasangan (peer teaching) maka pasangannya dapat membantu dalam pelaksanaan. Pada posisi miring disiasati dengan salah satu tangan menjulur ke depan, dan satu tangan sebelahnya merapat ke arah sisi paha atau sebaliknya. Kemudian dikembangkan pula pada posisi telungkup, baik dengan alat bantu atau tanpa alat bantu, yang dimungkinkan juga dengan berpasangan (peer teaching).

Bahkan pada perkembangan lebih lanjut latihan ayunan kaki (flutter kick), pada peserta yang sudah mahir dikembangkan dari posisi telungkup berubah ke  posisi telentang atau sebaliknya. Juga dari posisi miring kanan diteruskan dengan miring kiri atau sebaliknya. Pola pengembangan perubahan berbagai sikap tubuh ini, memberikan pengembangan meluncur yang dilanjutkan dengan gerakan ayunan kaki (flutter kick). Sehingga keterampilan gerakan ayunan kaki pada renang gaya bebas juga untuk pengembangan keterampilan gerakan ayunan kaki renang gaya punggung secara bersamaan untuk pelaksanaannya.

Pada pengembangan gerakan keterampilan kayuhan tangan renang gaya bebas, maka dilaksanakan secara terpisah. Diawali dari pola gerakannya yang disebut pola “hurut S” baik di darat atau di air (silahkan mempelajari pada materi Teknik Renang Gaya Bebas). Begitu pula pengembangan gerakan keterampilan kayuhan renang gaya punggung, juga harus dilaksanakan secara terpisah (silahkan mempelajari pada materi Teknik Renang Gaya Punggung).

Selanjutnya bagaimana keterampilan pernafasan dalam renang gaya bebas dan renang gaya punggung, maka fokusnya hanya pada renang gaya bebas karena sikap tubuh dalam  posisi telungkup sehingga perlu dikembangkan keterampilan pernafasan. Sedangkan pada renang gaya punggung secara otomatis karena pada sikap tubuh telentang maka pernafasannya secara otomatis sudah tidak mengalami kendala, asalkan mulut dan hidung sudah berada di atas permukaan air.

Secara runut maka pengembangan keterampilan renang gaya bebas dan renang gaya punggung, maka dikembangkan keterampilan gerakan ayunan kaki (flutter kick), keterampilan gerakan kayuhan lengan, pernafasan, dan pengembangan koordinasi dari ketiga hal tersebut. Pada keterampilan gerakan ayunan kaki dan keterampilan kayuhan lengan, maka keseimbangan tubuh pada kondisi streamline senantiasa harus diperhatikan.

 

Untuk bagaimana mempelajari teknik di renang gaya bebas dan renang gaya punggung, akan dipaparkan pada bagian lainnya dalam katagori akuatik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: