Skip to content

Pendidikan Jasmani pada Anak-anak Usia TK

27/01/2011

Perkembangan anak  sangat dipengaruhi oleh dorongan dan rangsangan yang dialami dari lingkungan disekitarnya. Pentingnya gerak dengan bebas merupakan prasyarat bagi pertumbuhan keseluruhan yang sehat dan harmonis. Namun, bagaimana sebenarnya dengan persyaratan bagi anak-anak yang tumbuh dan kembang dalam kondisi lingkungan kota yang sempit dan padat, dimana orientasi lebih mementingkan bagi orang dewasa? Jika kesempatan belajar yang terbimbing dalam pembelajaran di sekolah khususnya pendidikan jasmani hanya diberikan satu kesempatan dalam seminggu, dan kompetensi guru yang terbatas di bidang pendidikan jasmani, serta kesempatan di luar hal tersebut tidak terkondisikan di lingkungannya maka kebutuhan dan kesempatan untuk bergerak bebas anak sangatlah minim adanya. Apalagi jika orang tua tidak sama sekali memperhatikan dan membimbing anak-anaknya pada kesempatan hari-hari tertentu khususnya di hari libur untuk bermain bersama dalam keluarga, seperti jalan santai, bersepeda, lempar tangkap bola atau berenang.

Bermain di air

Lingkungan sekolah yang memberikan kesempatan bergerak leluasa dan bervariasi luas disetiap lembaga pendidikan dapat menjadi kompensasi bagi lingkungan  yang tidak memberikan kemungkinan yang cukup untuk bergerak akibat pengaruh kemajuan teknik, padatnya lalu lintas dan sempitnya perumahan apalagi dengan kondisi fasilitas umumnya sangat minim.

Pada dasarnya anak-anak tidak perlu disuruh atau dirangsang untuk bergerak, karena dengan sendirinya dan dengan penuh gembira anak-anak akan melakukan gerakan yang oleh orang dewasa sengaja diberikan program latihan yang dikerjakan dengan susah payah demi kesehatan jasmani.

Walaupun demikian, hendaknya para orang tua dan para pendidik paham mengenai cara menciptakan dan membina kegiatan bermain dan berolahraga bagi anak sesuai dengan umur mereka, supaya setiap ayah, ibu atau guru sanggup  menunjang dan merangsang perkembangan anak-anak yang dipercayakan kepadanya, juga dibidang kemampuan motorik.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran yaitu untuk menanamkan tujuan utama, al:

  1. Bidang sensorik (mengatur keseimbangan badan, orientasi atau pengenalan ruangan, meningkatkan kelincahan, keterampilan dan daya reaksi, mengasah kepekaan daya tangkap dan sebagainya)
  2. Bidang emosional (bergabung dalam sebuah kelompok, kemampuan menyelesaikan pertentangan dengan berbicara dan bukan dengan berkelahi, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dapat menjelaskan apa yang dibutuhkan dan apa yang jadi perhatian, menghormati dan memperhatikan keinginan orang lain dan sebagainya)
  3. Bidang kognitif (memperhatikan dan memahami aturan permainan, menemukan sendiri jalan keluar lain, mengetahui seluk-beluk peralatan dan bahan yang digunakan, memanfaatkan pengalaman baru dan sebagainya)

Sebagai tujuan utama, hendaknya pendidikan jasmani pada umur pra sekolah ditujukan untuk menambah dan memupuk kegembiraan, kesenangan serta kegemaran akan gerakan dan permainan.

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: