Skip to content

TELANJANG KAKI IS “NYEKER”

30/09/2010

Sudah empat hari ini setiap pagi menjelang pukul 6.oo wib saya lakukan jalan kaki tanpa menggunakan alas kaki (alias telanjang kaki atau nyeker) antara 30 s.d 40 menit, baik di lingkungan LPMP Bangka Belitung atau disepanjang jalan Pulau Bangka komplek pemerintahan propinsi Bangka-Belitung di Air Itam Pangkalpinang. Karena selama seminggu berada disini maka jadwal aktivitas olahraga mingguan, yaitu badminton di rabu sore dan jum’at pagi, serta renang di minggu pagi bersama keluarga tidak berjalan. Jalanan yang masih sepi dan suasana yang tenang menambah rasa syukur atas nikmat-nya, Alhamdulillah suasana yang beda dari aktivitas harian saya di sisi selatan ibukota Jakarta. Namun cuaca ini berbeda saat siang hari, jika tidak mendung maka agak ekstrim padas di siang hari.

Jalan “nyeker “mengingatkan saat masih kanak-kanak saat bermain dengan teman-teman disekitar rumah, walaupun ibu sering mengingatkan untuk mengenakan alas kaki, tetapi lebih mengasyikkan dengan  kondisi fisik bebas bergerak secara naluri. Pijat refleksi….. mungkin ini yang sering dilakukan sebagian masyarakat, bahkan sampai mengenakan alas kaki yang khusus agar tekanan-tekanan telapak kaki mengenai titik syaraf tertentu.

Apa sebenarnya pijat refleksi, dikatakan pakar pengobatan tradisional Prof Hembing Wijayakusuma, tekanan batu pada telapak kaki memberikan rangsangan bioelektrik pada organ tubuh yang berhubungan dengan titik syaraf telapak kaki. ”Rangsangan bioelektrik memperlancar aliran darah sehingga tubuh menjadi segar.” Terapi pijat refleksi kaki dapat memberikan efek relaksasi yang serupa dengan ketika berjalan di atas bebatuan. Pemijatan pada telapak kaki akan memberikan rangsangan yang mampu memperlancar aliran darah dan cairan tubuh. Hasilnya, sirkulasi penyaluran nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh menjadi lancar tanpa ada hambatan sedikit pun.
Lebih lanjut, sirkulasi aliran darah yang lancar itu akan memberikan efek relaksasi dan kesegaran pada seluruh anggota tubuh.

Menyusuri sepanjang jalan di komplek pemerintahan propinsi dengan aspal hotmix agar kasar, namun jarang jalan yang berlubang karena rusak. Disepanjang  jalan ini berdiri kantor-kantor pemerintahan dan swasta, seperti UPBJJ Universitas Terbuka, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Balai POM, Dinas Kesehatan, Dinas Pertambangan dan Energi, Kejaksaan Tinggi, Kanwil Kementrian HAM, dan lain-lain. Diujung kantor-kantor tersebut satu-satunya restoran yang ada yaitu Alim Restoran dan Martabak, dengan promosi 15.000 rupiah makan sepuasnya sambil diiringi “Live Music”. Bahkan ada rencana untuk pintu keluar masuk bandara Depati Amir akan mengarah di persimpangan di ujung sisi utara jalan ini.

Pada jam-jam setelah matahari menampakkan diri masih lenggang orang orang lalu-lalang untuk berangkat ke tempat kerja dan sekolah, hanya beberapa mobil dan motor bersamaan dengan aktivitas olahraga jalan kaki, dan jogging di pagi hari. Suasana ini bertolak belakang dengan apa yang dialami sebagian masyarakat di pinggiran Jakarta (Depok, Tangerang dan Bekasi), bagaimana perjuangan untuk menuju tempat kerja harus berjuang dengan kemacetan dan sesaknya penumpang di bis dan kereta (KRL). Benar-benar menikmati jalan bagi pemakai jalan, yang telah mengeluarkan pajak bagi wajib pajak.

Dalam benak sering berangan-angan kapan suasana perjalanan dalam aktivitasku akhir-akhir ini (Sawangan-Ciputat-Pondok Indah-Blok M- Sudirman-Pemuda) bisa seperti ini, karena jalan lenggang seperti ini dapat dijumpai hanya pada hari-hari libur terutama pagi hari.

Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illahu Allahu akbar ….lafal yang indah mengiringi langkah-langkah pagiku.

"Jl. Pulau Bangka komplek pemerintahan Air Itam"
Jl. Pulau Bangka Pangkalpinang

Dari depan LPMP Prop. Babel

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: