Skip to content

Harus Menuju Pangkalpinang

27/09/2010

Minggu pagi ini (26/9) menuju bandara Soekarno-Hatta ada hal yang membebani pikiran, disebabkan ada tugas yang belum selesai sampai dua hari berikutnya bersama teman-teman tidak dapat tuntas. Dalam  event bulutangkis antar UPBJJ Universitas Terbuka (UT) wilayah tengah tahun 2010 (Jawa-Kalimantan) pada DIPORSENI (Diskusi Ilmiah, Pekan Olahraga, dan Seni) Universitas Terbuka di Pondok Cabe Kota Tangerang Selatan, tidak bisa memimpin sampai final. Berhubung ada tugas utama ditempat kerja untuk  melaksanakan tugas di propinsi Kepulauan Bangka Belitung, maka harus meninggalkan tugas tersebut. Tiket pesawat tertera check in pukul 5.30 sudah ada maka bersama lima orang rekan lainnya kami diantar sopir kantor ke bandara menjelang adzan subuh.

Pukul 05.35 sudah check in di bandara,  untuk segera menuju di ruang tunggu  membutuhkan waktu cukup lama karena beberapa pack barang lumayan banyak, disamping tas-tas kebutuhan pribadi untuk melewati waktu seminggu di pulau ini. Apalagi peralatan ATK dan keperluan administrasi terdapat beberapa dus besar dan kecil. Setelah sholat subuh maka di ruang tunggu baru bisa agak santai dan bercanda ringan dengan rekan-rekan.

Jam keberangkatan sudah memasuki waktunya ternyata belum ada informasi kapan harus masuk pesawat. Hal ini yang menjadi kecurigaan, setelah lebih 15 menit maka diumumkan bahwa ada keterlambatan dengan penerbangan yaitu penundaan 30 sampai 45 menit. Walaupun hal ini juga bukan merupakan jaminan, karena seperti pada penerbangan pagi pada maskapai ini pernah aku alami saat akan pergi ke Gorontalo yang mengalami penundaan dua jam lebih. Ternyata benar pada kali ini, karena ada kereta dorong yang membawa bungkusan kotak sarapan pagi. Maka setelah menunggu sekitar dua jam, maka nomor penerbangan JT 0614 dengan seat 15C akhirnya lepas landas meninggalkan bandara dengan kode CGK ini.

Alhamdulillah setelah menempuh sekitar 55 menit, pesawatpun mendarat di bandara Depati Amir Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung sekita pukul 09.53 wib. Tentu harapan bisa cepat sampai di tempat kegiatan, agar dapat membersihkan tubuh yang pada pagi hari tidak sempat tersiram air mandi dan dapat istirahat.

Segala sesuatu seperti mandi, istirahat, sampai makan siang sudah diselesaikan. Ketika sekitar pukul 14.15 wib ada telpon dari pihak maskapai bahwa barang yang tidak terbawa dibagasi pesawat sudah tiba di bandara Depati Amir, kami pun meluncur ke bandara kembali untuk mengambilnya. Segala urusan selesai di bandara, mobil meluncur untuk urusan lain yang sempat diiringi kuliner pertama yang berbeda dengan Jakarta yaitu ”Mie Koba”. Lumayan beda dan pas di mulut walau belum lama menyelesaikan makan siang, kalau pada rentang nilai 10 maka angka 8 cukup pantas. Mie yang mirip dengan mie Jogya dengan kuahnya rasa ikan dan rempah sebagai masakan khas pulau ini. Pokoke top markotop…..plus telur rebus dan sedikit sambal, waulah… harus coba lagi untuk seminggu ini.

"MIE KOBA"
Warung “MIE KOBA” kab. Bangka Tengah cabang Pangkalpinang

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: