Skip to content

WILAYAH KAJIAN ILMU KEOLAHRAGAAN

26/11/2009

Medan pengkajian ilmu keolahragaan mencakup spektrum aktifitas jasmani yang cukup luas, meliputi; bermain (play), berolahraga (sport), pendidikan jasmani dan kesehatan (physical education and leissure), dan tari (dance).

Bermain

Bermain merupakan dorongan naluri, fitrah manusia, dan pada anak merupakan keniscayaan sosiologis dan biologis. Ciri lain yang amat mendasar yakni kegiatan itu dilakukan secara suka rela, tanpa paksaan, dalam waktu luang. Didalamnya juga terkandung nilai pendidikan sehingga perlu dimanfaatkan sebagai upaya menuju pendewasaan melalui pemberian rangsangan yang bersifat menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental, sosial, dan moral yang berguna pada pencapaian pertumbuhan dan perkembangan secara normal dan wajar.  Dari tujuannya inilah yang membedakan aktivitas antara bermain dan bekerja.

Olahraga

Istilah olahraga yang digunakan disini merupakan sebuah istilah generik, sehingga pengertian tidak terbatas pada pengertian sempit olahraga prestasi-kompetitif-elit untuk segelintir individu berkemampuan super yang pelaksanaannya dikelola secara formal seperti biasa dijumpai dalam cabang-cabang olahraga resmi, tetapi juga jenis-jenis aktivitas jasmani lainnya yang bersifat informal dan kegiatan dan tujuannya dapat diidentifikasi sebagai berikut:

  1. Olahraga pendidikan adalah proses pembinaan menekankan penguasaan keterampilan dan ketangkasan berolahraga   nilai-nilai kependidikan melalui pembekalan pengalaman yang lengkap sehingga yang terjadi adalah proses sosialisasi melalui dan ke dalam olahraga;
  2. Olahraga kesehatan adalah jenis kegiatan olahraga yang lebih menitik beratkan pada upaya mencapai tujuan kesehatan dan fittnes yang tercakup dalam konsep well-being melalui kegiatan olahraga;
  3. Olahraga rekreatif adalah jenis kegiatan olahraga yang menekankan pencapaian tujuan yang bersifat rekreatif atau manfaat dari aspek jasmaniah dan sosial-psikologis;
  4. Olahraga rehabilitatif adalah jenis kegiatan olahraga, atau latihan jasmani yang menekankan tujuan bersifat terapi atau aspek psikis dan perilaku;
  5. Olahraga kompetitif adalah jenis kegiatan olahraga yang menitik beratkan peragaan performa dan pencapaian prestasi maksimal yang lazimnya dikelola  oleh organisasi olahraga formal, baik nasional  maupun internasional.

Karena karakteristik olahraga semakin kompleks, selain mengandung muatan bio psiko-sosio-kultural-anthropologis juga muatan teknologi (techno-sport), maka amat sukar untuk menegaskan sebuah batasan, namun demikian dapat diidentifikasi ciri yang bersifat umum yaitu sebagai berikut:

  • Olahraga merupakan subsistem dari bermain: pelaksanaan secara suka rela tanpa paksaan;
  • Olahraga berorientasi pada dimensi fisikal: kegiatan itu merupakan peragaan keterampilan fisik;
  • Olahraga merupakan kegiatan riil, bukan ilusi atau imajinasi;
  • Olahraga, terutama olahraga kompetitif menekankan aspek performa dan prestasi sehingga didalamnya terlibat unsur perjuangan, kesungguhan, dan faktor surprise, sebagai lawan dari faktor untung-untungan sehingga performa itu dicapai melalui usaha pribadi;
  • Olahraga berlangsung dalam suasana hubungan sosial dan bersifat kemanusiaan, bukan membangkitkan naluri rendah, dan bahkan justru membangun solidaritas;
  • Olahraga harus bermuara pada upaya untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan total atau wellness.

Pendidikan jasmani

Pendidikan jasmani adalah proses sosialisasi melalui aktivitas jasmani, bermain dan/atau olahraga yang bersifat selektif untuk mencapai tujuan pendidikan pada umumnya. Meskipun orientasi pembinaan tertuju pada aspek jasmani, namun demikian seluruh skenario adegan pergaulan yang bersifat mendidik juga tertuju pada aspek pengembangan kognitif dan afektif sehingga pendidikan jasmani merupakan intervensi sistemik yang bersifat total, mencakup pengembagan aspek fisik, mental, emosional, sosial, dan moral-spritual. Nuansa-nuasa yang bersifat mendidik itu terjadi pada anak-anak melalui pendekatan pedagogi dan juga pada orang dewasa melalui pendekatan andragogi sehingga proses pendidikan dan sekaligus pembentukan itu berlangsung melalui pendekatan agogik.

Pendidikan kesehatan

Pendidikan kesehatan adalah proses pembinaan pola atau gaya hidup sehat sebagai keterpaduan pengetahuan, nilai sikap dan perilaku nyata (action). Tujuan yang ingin dicapai adalah kesehatan total, bukan dalam pengertian bebas dari cacat, tetapi sehat fisik, mental dan sosial, seperti tercakup dalam konsep wellness. Antara sakit dan sehat bukan sebagai sebuah dikhotomi, tetapi sehat bergerak dalam garis kontinum sehingga fungsi dari pendidikan kesehatan adalah untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan seseorang.

Rekreasi

Rekreasi adalah satu bentuk kegiatan suka rela dalam waktu luang, bukan aktivitas survival, yang diarahkan terutama dalam bentuk rekreasi aktif berupa aktivitas jasmani atau kegiatan berolahraga. Pelaksanaannya harus sesuai dengan norma dan etika masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai mencakup aspek pemulihan kelelahan, relaksasi, atau penanganan stres untuk menggairahkan hidup agar lebih produktif melalui relativitas energi dalam suasana kehidupan yang riang, tidak tertekan dan merasa bahagia, disamping memperoleh pengakuan dari lingkungan sekitar melalui jalinan hubungan sosial.

Batas-batas suatu kegiatan yang bernuansa bermain, bekerja dan rekreasi sering merembes. Dalam suasana bekerja bisa tembus nuansa bermain yang membangkitkan kegairahan, meskipun tidak akan dikatakan dalam situasi bermain dan berekreasi masuk suasana bekerja.

Tari (dance)

Tari menunjukkan fenomena peragaan keterampilan ketangkasan, sehingga dari pengungkapan keterampilan gerak ia masuk ke tapal batas kegiatan olahraga. Namun aktivitas jasmani tersebut lebih bernuansa persyaratan seni atau faktor estetika, meskipun tidak dapat dibantah bahwa olahraga banyak sekali dijumpai unsur-unsur seni dan keindahan.

sumber:

  • KDI Keolaragaan, Ilmu Keolahragaan dan Rencana Pengembangannya, Jakarta: Ditjen Pendidikan Tinggi, Depdiknas, 2000
  • Berbagai sumber literatur

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: