Skip to content

ES KRIM DI PAGI BUTA

19/06/2009
tags:

Jam menunjuk sekitar  01 lewat  waktu Indonesia barat dengan sepotong es cream mini cornetto vanilla flavor menghampiri bibir ini yang membuat keindahan bibir bergoyang, lidah berkelok-kelok di lorong rongga mulut menghampiri sensasi rasa menemani pagi ini. Tertulis disitu es krim rasa vanilla dengan saus coklat dan butiran kacang,  tidak tahu bahannya apa tapi membuat semangat mengaktifkan otakku untuk mencari kata demi kata menyusun kalimat, dan kalimat demi kalimat menyusun alenia. Lagu dari Keane:  Your eyes open album Hopes dan Fears mengiringi suasana di pagi menjelang, mungkin ini waktunya ibunda terbangun menyambut pagi dengan tahajudnya selalu menemani hari-harinya yang sering kulihat saat masih tinggal bersama.

Sejak pensiun di akhir tahun 2004 ibu menempati rumah lama di sisi barat daya kota Yogyakarta, tempat yang selalu mengiringi saat bermain  di masa-masa sekolah SD, SMP, dan SMA.  Karena tempat itu setelah aku SMP ibu pindah tugas di Jakarta mendampingi Ayahanda yang lebih awal meniti sebagai pegawai, di intansi depdikbud sampai akhirnya pindah dibawah Seketariat Negara yang berada di kawasan Jl. Salemba Raya Jakarta Pusat.  Berharap dan do’aku minimal seperti ibunda semasa masih menjadi guru dan kepala sekolah di SDN 05 Kenari kawasan Kwitang Jakarta Pusat, mampu untuk menjalankan puasa sunnah senin-kamis, selalu menyempatkan sholat dhuha dan tahajud, apalagi saat seperti sekarang yang sudah pensiun tidak banyak tugas yang harus diselesaikan mungkin lebih banyak hal-hal baik bisa dijalankan.

Ibu belum begitu banyak aku dapat membahagiakanmu, namun sampai saat ini kadang-kadang masih sering mengganggu. Bahkan untuk persiapan bayar kuliah S2 yang akan mulai akhir Agustus 2009, pinjaman yang kuajukan sudah masuk di rekening tabunganku hari ini. Semoga tidak sampai sebulan aku sudah dapat mengembalikan ke rekening bunda.

Menjelang jam 02.00 ini semoga takbirmu, ruku’,  sujud  dan lainnya saat diakhiri setelah salam, do’a-do’a yang dahulu senantiasa mengiringi perjalanan waktu ‘kan senantiasa buat putra-putrimu. Semoga dari delapan putra-putri yang telah engkau lahirkan dapat ibunda banggakan. Bila tahajud bisa selalu kulalui, kuberdo’a semoga apa yang ibunda harapkan untuk menyempurnakan rukun islam dapat terlaksana….Amin.

Sudah hampir dua jam di depan monitor mata ini menatap huruf-demi-huruf, semoga ada makna. Menyambut pagi-MU ya Allah aku mampu menghadap dengan (ikhlas, pasrah, berharap, melepaskan pikiran untuk satu titik, meringankan beban, menyerahkan hidup dan keluarga, masa depan)  ___________________________

 

Berdua di depan rumah Jl. Kentheng-Cangakan km 4

Ibu dan Bapak di depan rumah Jl. Kentheng-Cangakan km 4 Bumirejo, Lendah_KP

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: