Skip to content

WAKTU SHOLAT ISYA’

20/02/2009

Melangkahkan kaki keluar rumah bersamaan terdengarnya iqamat dari musholla Al Furqan saat sholat isya’. Memasuki kawasan musholla takbiratul ikram telah terdengar, segeralah bergegas merapatkan dalam barisan. Alhamdulillah telah menunaikan sholat isya’ dan sunat ba’diyah isya’.

Saat pulang setelah menunaikan pekerjaan sore ini, kondisi tubuh terasa kurang begitu nyaman alias tidak begitu sehat, maka sehabis sholat magrib sebutir tablet Redoxon yang larut dalam segelas air putih mengalir dalam melalui beberapa langkah dalam saluran pencernakan.

Jari-jari menekan huruf demi huruf untuk menuntaskan paragraph demi paragraph untuk belajar menuangkan perasaan dan pikiran. Berharap ada sesuatu yang bermanfaat dari potensi yang ada .

Klo masih bisa melangkah, kenapa masih sering diam di saat adzan memanggil
Klo masih bisa berjalan menuju kebajikan, kenapa masih sering diam di saat banyak kebaikan dapat dilakukan.
Klo masih ada harta untuk di sedeqahkan, kenapa masing sering pelit mengeluarkan rizqi ini mencari ridlo-Nya.
Klo masih ada tenaga untuk menggerakkan tubuh ini, mengapa masih sering bermalas-malas untuk berolahraga demi kesehatan ini.
Klo masih ada kemampuan menuangkan kata-kata bermakna, kenapa dibiarkan tempat huruf-huruf bertengger dikosongkan.
Klo masih ada jiwa kenapa dibiarkan jiwa itu merana.

Bagaimana sih sebenarnya memanfaatkan potensi yang sudah diberikan oleh Yang Maha Pencipta, agar bermakna untuk mencari ridlo-Nya.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: