Skip to content

22 JANUARI 2008

11/08/2008

Selasa (22/1) sekitar pukul 09.30 kami berdua bersama mamanya Alya sudah siap-siap untuk menuju  ke RSIA Hermina di Depok. Karena  hasil pemeriksaan pada hari Sabtu (19/1) dinyatakan harus menjalani persalinan dengan bantuan operasi cesar. Maka sekitar pukul 11.00 segala sesuatu sudah diselesaikan (registrasi) yang akhirnya memasuki ruang tunggu operasi di lantai 3 dimana setengah jam kemudian detak jantung bayi direkam, dimana sebelumnya kondisi ibunya telah dinyatakan sehat untuk menjalani operasi cesar dengan dimulai puasa sebelum operasi.

 

Berbagai urusan setelah dapat diselesaikan baik teknik dan administrasi di rumah sakit maka sekitar pukul 13.00 segera kembali ke rumah di kawasan Sawangan Kota Depok tepatnya di Perumahan Bukit Sawangan Indah , maka dalam waktu kurang lebih 30 menit akhirnya tiba pula di rumah. jarak yang lumayan jauh sekitar 13 kilometer dari RSIA Hermina yang terletak di Jl. Raya Siliwangi No. 50 Pancoran Mas Depok. Putriku yang pertama Hasna Alya Mukhbita (25 bulan) saat ditinggal tadi pagi langsung seperti biasanya menyambut dengan membuka pintu dan menyapa ”Ayah……..”,.

 

Setelah menunaikan sholat asar setelah mandi dan mempersiapkan segala kekurangan di rumah sakit, segera mungkin langsung menuju ke RSIA Hermina Depok. Tiba di rumah saki tujuan pertama yaitu menuju ruang tunggu operasi  dan menyempatkan untuk mengambil gambar  dengan kamera pada mamanya Alya sebelum memasuki ruang operasi. Dokter yang menangani SC antara lain: dokter kandungan Setia Budi, dokter anak Rianita, dan dokter bius ……….. .  Memasuk waktu magrib pasien dipersilahkan masuk ruang operasi, segera mungkin kumenuju ke musholla di lantai dasar untuk melaksanakan sholat magrib, serta berdo’a semoga proses persalinan dapat berlangsung lancar sehingga ibu dan bayinya dalam kondisi sehat wal’afiat. Amin…

 

Menjelang pukul 19.00 segera menuju ke loby di lantai 3 untuk menunggu berita kelahiran anak kedua. Begitu ada panggilan dari suster bahwa operasi sudah selesai maka akupun diijinkan untuk menemui bayiku di ruang isolasi. Setelah kukumandangkan adzan ditelinganya maka kusempatkan untuk mencium dan memfotonya. Bayi mungil yang putih lahir pukul 18.59 dengan panjang badan 48 cm, berat 3.250 gram, lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 34 cm, dan lingkar perut 30 cm kutinggalkan di ruang isolasi. Selanjutnya kumenunggu lagi di loby untuk bisa menemui istriku di ruang rawat pasca operasi, dan saat kutemui istriku masih terlihat lemas. Berbeda seperti saat operasi cesar putriku pertama 25 bulan lalu karena dibius menyeluruh maka harus menunggu beberapa saat untuk siuman.

 

Setelah agak lama menemani istri di ruang pasca operasi sembari ngobrol akhirnya kusepakati untuk membawa pulang bungkusan ari-ari dalam kuali yang sudah dibersihkan pada sekitar pukul 21.15 yang berharap pagi-pagi setelah subuh dapat mengubur ari-ari tersebut di halaman dekat tembok rumah. Dengan hati bahagia dan tubuh terasa letih maka kurebahkan tubuhku di tempat tidur sembari berdo’a untuk istirahatku malam ini.



 

dua hari kemudian ….

 

 

 

 

 

Khanza Dhia Khairani
Khanza Dhia Khairani
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: